BONEPOS.COM, MAKASSAR – Tokoh masyarakat Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) ternyata memiliki kekerabatan erat dengan Khalifah Tarikat Khalwatiyah Samman, yakni Syekh Abdus Samad Andi Pallajarang atau yang dikenal dengan Puang Rukka.

Hal ini dibeberkan cucu Puang Rukka, Andi Muhammad Abrar Puang Bani, saat menyambut kedatangan IAS, di Haul (peringatan kematian) Puang Rukka ke 71, di Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung Maros, Kamis, (5/1/2023).

“Keluarga besar kami memang sangat dekat dengan keluarga IAS, utamanya ayahnya, Arief Sirajuddin,” kata Puang Bani disaksikan sejumlah keluarga besarnya.

Kekerabatan ini bertaut lewat keputusan salah satu putera Puang Rukka yakni Andi Muh Sunusi Puang Mala. Di tahun 50-an, Arief Sirajuddin diangkat anak oleh Puang Mala yang tidak dikaruniai anak. Kedekatan itu bermula dari ibu dari Arief Sirajuddin yang juga warga Tarikat Samman.

Kedekatan kedua keluarga ini kemudian semakin erat setelah Arief Sirajuddin dimasukkan polisi atas kontribusi keluarga Puang Mala, yang masih memiliki darah keturunan raja Bone.

“Menurut cerita Puang Mala ke kami, kehangatan hubungan itu bahkan terjalin sampai Arief Sirajuddin kemudian diangkat menjadi Bupati Gowa (1976-1984). Bahkan, Puang Mala bercerita bahwa IAS di masa kecil paling sering datang ke kediaman Puang Rukka di Maros. Di rumah berdekatan dengan sungai itu, IAS sering berenang,” tutur cucu Puang Rukka lainnya, Puang Muna.

IAS sengaja hadir di Haul ke 71 Puang Rukka yang berjuluk Syekh Abdussamad Asaddullah Al Mas’uli, mewakili keluarga besarnya.

Usai Hadir di haul itu, IAS melanjutkan ziarah ke makam keluarga Puang Rukka di desa yang sama. Di lokasi pemakaman itu, IAS berdoa di hadapan makam Pung Rukka, Puang Mala dan Andi Abdullah Puang Ngatta (putera Puang Rukka lainnya-red). (*)