BONEPOS.COM, JAKARTA – Rombongan Kepala Desa (Kades) diduga masuk ke Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan merupakan hal yang tidak tepat.

Demikian diungkapkan Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Luthfy Latief.

“Kepala Desa kan panutan warga, tidak tepat kalau Kades masuk THM,” kata Luthfy kepada Bonepos.com, Sabtu petang (11/5/2024).

Sementara itu terkait Bimtek yang diikuti oleh Kades, Luthfy mengingatkan para Kades agar tidak menggunakan Dana Desa.

“Kalau Kades mau berkoordinasi keluar Kabupaten atau Kota setempat, silakan menggunakan Dana selain Dana Desa,” tegas Luthfy.

Luthfy menjelaskan, dalam Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 7 Tahun 2023, disebutkan bahwa penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk mendanai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Dana Desa tidak dapat digunakan untuk Bimtek bagi Kepala Desa atau Perangkat Desa. Kegiatan peningkatan kapasitas menggunakan Dana Desa hanya boleh untuk masyarakat desa yang dilaksanakan secara swakelola,” jelanya.

Diberitakan sebelumnya, viral rombongan Kades asal Bone diduga masuk ke THM D’Liquid, jalan AP. Petta Rani Makassar, Kamis malam, (9/5/2024).

Dalam sebuah foto yang beredar di media sosial, memperlihatkan dengan jelas rombongan Kades asal disambut dengan ucapan selamat Datang.

“Welcome Rombongan Kepala Desa Bone #From Revan & Adrian’ tulis pesan yang tertera dalam big screen atau layar LED di THM tersebut.

Diketahui, rombongan Kades asal Bone ini sebelumnya mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, 8 Mei hingga 10 Mei 2024.