BONEPOS.COM JENEPONTO – Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Jeneponto, Sulawesi Selatan angkat bicara soal adanya pemberitaan sertifikat hilang di unit Balang.

Meirino selalu pimpinan Cabang BRI Jeneponto mengatakan bahwa saat ini sudah berusaha menangani semaksimal mungkin untuk mendapatkan sertifikat tanah yang di jaminkan oleh Dg Bulu.

“BRI saat ini telah menangani kejadian tersebut dengan melakukan pengecekan proses pelunasan atas kewajiban milik nasabah kepada BRI,” ujarnya via WhatsApp, Senin (10/6/2024).

Lanjutnya, pihak BRI Cabang Jeneponto selama ini terus melakukan komunikasi terhadap penjamin agar dapat bersabar sambil menunggu usaha pihak BRI.

“BRI telah berkomunikasi dengan pihak nasabah dengan melakukan pengecekan terhadap bukti-bukti terkait,” tambahnya.

Pimpinan Cabang BRI mengaku sudah menjalan aturan sesuai yang diterapkan pihak BRI.

“Dalam menjalankan seluruh operasional bisnisnya, BRI menjunjung tinggi nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG) dan senantiasa menerapkan prinsip prudential banking,” jelasnya.

Sebelum diberitakan, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan diduga telah menghilangkan sertifikat jaminan.

Diketahui jaminan yang hilang merupakan sertifikat tanah atas nama Hawa dan Yusuf sedangkan yang menjaminkan itu bernama Dg Bulu.

Dg Bulu meminta sertifikat jaminan di BRI karena merasa kewajibannya membayar ke BRI sudah lunas atau selesai.

“Sering kalima kesana, setiap hari Senin kesana bertanya, belum kudapat,” ujar Dg Bulu saat ditemu di salah satu Caffe beberapa hari lalu.

Bahkan pelunasan sejak 2 tahun yang lalu, tetapi sampai sekarang belum juga diberikan sertifikat yang dijaminkan.

“Adami 2 tahun lunas tapi belum diberikan sertifikat tanah,” ungkapnya.

Lanjutanya, setiap kali Dg Bulu ke BRI, pihak BRI selalu memberikan alasan bahwa sertifikatnya sementara dicari.

Namun, yang diherangkan. Mengapa pencarian sertifikat begitu lama kalau memang sertifikat itu ada di dalam berangkas penyimpanan berkas.

“Masa pencarian begitu lama to, kalau memang betul-betul dicari to. Pelunasan tanggal 09 bulan 3 tahun 2022. Atas nama Hawa dan Yusuf sertifikat tanah, atas nama bulu sebagai penjamin,” jelasnya.

Bahkan setiap Dg Bulu ke BRI unit Balang selalu mendapatkan janji untuk diserahkan sertifikatnya, tetapi tidak pernah terealisasi sehingga patut diduga jaminan sertifikat itu hilang.

Namun, belakangan diketahui pihak BRI meminta kepada Dg Bulu untuk mencari fotocopy sertifikat agar dapat dibuatkan sertifikat baru di pertanahan.

“Nabilang orangnya BRI, itu wakil bosnya nasuruh cari fotocopy sertifikatnya. Capemi nacari katanya itu sertifikat, jadi mauka nabuatkan sertifikat di pertanahan. Jadi saya bilang, bukanji saya yang bayarki bos. Nabilangji tanggungjawabku itu karena di kantorki hilang,” tuturnya.

Sementara Kepala unit BRI Balang, Akmal mengaku sering ketemu dengan penjamin dan meminta untuk menunggu karena sementara di usahakan dicari sertifikatnya.

“Kemarin juga sudah ketemu itu pak Bulu,” tulisnya via WhatsApp.

Bahkan, Dg Bulu dipertemukan dengan orang BRI Cabang Jeneponto membahas terkait pembuatan sertifikat baru untuk mengganti jaminan sertifikat yang diduga hilang.

“Iye, kemarin ketemu sama pak Bayu,” tutupnya.

Diketahui saat ini Kepala Unit BRI Balang telah melakukan pelatihan di Kota Makassar.

Laporan Wartawan Bonepos.com Jeneponto, Rakib