BONEPOS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) A.M. Nurdin Halid, menemui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo.

Pertemuan ini bertujuan untuk melaporkan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) PP Pelti yang baru saja digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada Sabtu, 22 Juni 2024.

Diketahui dalam Munaslub PP Pelti, menetapkan secara aklamasi Nurdin Halid sebagai Ketua Umum yang baru, menggantikan posisi Edward Omar Sharif Hiariej yang mengundurkan diri.

Dalam pertemuan tersebut, Nurdin Halid menyampaikan hasil Munaslub beserta program-program strategis yang akan diimplementasikan dalam upaya mengembangkan olahraga tenis di Indonesia.

“Pertemuan dengan Menteri Dito Ariotedjo ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan PP PELTI dalam mendukung pengembangan olahraga tenis di Indonesia ke depannya,”kata Nurdin Halid kepada wartawan, Senin (1/7/2024)

Menteri Dito Ariotedjo menyambut baik dan memberikan apresiasi PELTI serta komitmen Nurdin Halid dalam memajukan olahraga tenis tanah air.

“Kami menyatakan dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menjalankan program-program yang telah dirancang oleh PP PELTI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid,”katanya.

Sebelumnya, Nurdin Halid terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti ) periode 2024-2027. Nurdin Halid bukan kali pertama memimpin organisasi olahraga di Indonesia.

Pria berdarah Bugis ini sebelumnya memimpin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2003 hingga 2011. Ini adalah jabatan Ketua Umum PSSI paling lama.

Sebelum menjadi Ketum PSSI, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia itu pernah menjabat Manajer klub sepakbola tertua di Indonesia PSM Makassar.

Nurdin Halid adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia. Dalam karir politiknya dia pernah menjadi anggota DPR-RI dari Partai Golkar pada tahun 1999—2004.

Yang terbaru, Nurdin Halid kembali terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Dapil neraka Sulsel II. Sebagai caleg Partai Golkar dengan nomor urut 1 di dapil tersebut, Nurdin berhasil mengumpulkan 70.681 suara.

Kini Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu terpilih secara aklamasi dalam forum Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) PP Pelti di Hotel Sultan Jakarta Sabtu (22/6) malam.

Seluruh peserta Munaslub PP Pelti secara aklamasi mempercayakan pria kelahiran Watampone 17 November 1958 ini memimpin induk olahraga tenis lapangan ini untuk tiga tahun kedepan, menggantikan Edward Omar Sharif Hiariej yang mengundurkan diri.

Seusai terpilih, sebagai orang nomor satu di cabang olahraga tenis ini, Nurdin Halid menyampaikan program kerja yang akan dilakukannya untuk memajukan olahraga tenis di tanah air.

Dalam pidato yang berjudul “membangun industri tenis menuju Indonesia emas 2025” Nurdin Halid akan menjadikan cabor tenis sebagai salah satu industri olahraga yan menjanjikan, yang diirinni pencapaian prestasi yang membanggakan, pula.

Nurdin Halid juga berkomitmen untuk membawa organisasi ini (PP Pelti) ke arah yang lebih baik dan meningkatkan prestasi tenis Indonesia di kancah nasional dan internasional termasuk membangun Industri Tenis menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari semua pihak. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus kita jalani bersama. Mari kita bekerja keras untuk memajukan tenis Indonesia dan mencetak atlet-atlet berprestasi,” ujar Nurdin Halid.

Sebagai Ketua Umum PELTI yang baru, Nurdin Halid berencana melakukan berbagai program peningkatan kualitas dan fasilitas tenis di Indonesia.

Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan bakat muda melalui program pelatihan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Selain itu, ia juga berencana untuk memperbaiki infrastruktur tenis, termasuk pembangunan lapangan tenis yang memenuhi standar internasional.

Nurdin Halid juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sponsor, dan komunitas tenis, untuk mencapai tujuan-tujuan besar PELTI.

Nurdin Halid selama ini dikenal sebagai tokoh olahraga, selain menggilai cabang olahraga sepakbola, dia juga aktif menjalani olahraga tenis di tengah kesibukannya (*)