oleh

Antisipasi Kerusuhan, Polisi di Soppeng Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada

BONEPOS.COM, SOPPENG – Polres Soppeng, Kodim 1423 Soppeng dan Pemkab Soppeng menyiapkan diri melakukan antisipasi menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Juni 2018 mendatang.

Antisipasi tersebut digelar pelatihan pendendalian massa di lapangan Gasis Watansoppeng, Senin 5 Maret 2018.

Simulasi ini di pimpin langsung oleh Wakapolres Soppeng Kompol Catur BS yang disaksikan langsung oleh Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak, Kapolres Soppeng AKBP Dedy Dewantho, Dandim 1423 Soppeng Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo, Ketua PN Soppeng Irianto Prijatna Utama,Ketua KPU, Panwaslu Soppeng, Para Unsur Forkopimda Soppeng, Perwira TNI Polri serta unsur terkait yang tergabung dalam pengamanan Pilkada serentak.

Rangkaian kegiatan simulasi Sispamkota dan pengamanan Pilkada serentak yang dilaksanakan tersebut meliputi, Pengamanan di TPS Lalabata Kota Soppeng tahapan pemungutan Suara. Namun pada saat tahapan pencoblosan massa salah satu calon tersebut mencoba berbuat anarkis pada saat pengumuman karena tidak menerima hasil pemungutan suara namun dengan sigap personil Polres Soppeng mengamankan seorang provokator sehingga kegiatan bisa dilanjutkan dengan tertib.

Kompol Catur mengatakan, pengamanan Tahapan penetapan hasil Pilgub dan Cawagub Sulsel, diasumsikan pada saat KPU Soppeng mengumumkan hasil pemilu namun massa dari salah satu paslon yang kalah melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor KPU. Anggota Polres Soppeng yang sudah standby di kantor KPU memberikan pengamanan maksimal.

“Awalnya massa unras dihadapi dengan dalmas awal Polres Soppeng Kota namun karena eskalasi meningkat sehingga anggota negisiator Polwan Polres Soppeng turun dengan di back up dalmas awal selanjutnya digantikan oleh dalmas lanjut dari Polres Soppeng,” ungkapnya.

“Dengan peralatan lengkap dalmas lanjut Polres Soppeng mencoba menghalau massa namun massa semakin anarkis dengan melakukan pembakaran ban dan melempari petugas sehingga di putuskan untuk meminta bantuan dari TNI Kodim 1423 Soppeng,” tambahnya.

Dengan sigap, lanjutnya anggota Pleton Dalmas menghalau massa untuk membubarkan diri dengan memadamkan aski bakar ban yang dilakukan oleh massa dan untuk menghalau massa menggunakan water canon guna memecah massa sehingga situasi di Kantor KPU Kota Soppeng berhasil diatasi dan massa akhirnya membubarkan diri.

Kapolres Soppeng AKBP Dedy Dewantho pada saat acara itu, mengungkapkan, Kegiatan simulasi Sispamkota dan pengamanan Pilkada Serentak 2018 yang dilaksanakan merupakan bentuk kesiapan Polres Soppeng dalam memberikan jaminan keamanan saat dilangsungkannya pesta demokrasi pemilihan kepala daerah.

“Selain itu bersama seluruh instansi terkait serta elemen masyarakat yang ada, Polres Soppeng siap memperkuat sinergitasnya bersama TNI-Polri guna terpeliharanya situasi kamtibmas di wilayah hukum yang tetap aman kondusif,” ujarnya.

Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak, berharap Aparat Penegak hukum bersinergitas bersama dalam memelihara pesta demokrasi yang akan berlangsung hingga berlangsungnya tetap dalam keadaan aman dan tertib.

Penulis : Nur Alam Abra

Komentar

News Feed