oleh

Budiono dan Jalan Menuju Pengabdian di Jawa Tengah

Citizen report: Saipul Bahri, Sekretaris jenderal LRBFE Indonesia melaporkan dari Jawa Tengah

BONEPOS.COMBudiono, nama ini mungkin masih asing untuk sebagian masyarakat Kabupaten Grobongan Jawa Tengah. Ya, karena beliau adalah orang yang hampir tidak pernah diliput dan dan salah satu orang yang tidak tersentuh media pemberitaan.

BNNK BONE

Tapi, bagi sebagian masyarakat khususnya Kecamatan Tegowanu, Gubug, Kedungjati dan Tanggungharjo nama Budiono adalah nama yang sudah tidak asing, sosok anak muda yang santun, dan gemar bersilaturahim ini membuatnya diingat dikalangan masyarakat, terutama masyarakat di desa.

Budiono yang lahir pada 19 Januari 1976 merupakan putra asli Desa Medani yang saat ini menjadi inspirasi bagi kalangan masyarakat dan anak muda di daerahnya, karena pada dasarnya Budiono lahir di keluarga sederhana yang penuh dengan keterbatasan dan kekurangan tetapi saat ini telah mencapai kesuksesannya dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat didaerahnya.

Lahir dan besar di Desa Medani Kecamatan Tegowanu hingga akhirnya memutuskan hijrah untuk meraih mimpinya dan pendidikan S1 pun ia selesaikan di Ibukota Jakarta, sebagai sosok anak muda yang haus akan ilmu pengetahuan saat ini Budiono juga tercatat sebagai Mahasiswa tingkat akhir di Program Magister Ilmu Politik Universitas Diponegoro, Semarang.

Sukses Jadi Pengusaha Muda

Perjalanan hidup ini yang selalu ia sharing kan kepada anak-anak muda didesa untuk terus semangat berjuang mewujudkan mimpi dan cita-cita, keterbatasan ekonomi bisa dijadikan sebagai cambuk penyemangat untuk meraih kesuksesan, dan itu sudah ia buktikan. Perjalanannya 15 tahun di Ibukota telah membawanya menjadi seorang pengusaha sukses yang penuh dengan kesederhanaan, terbukti ketika ia menjadi Direktur Utama PT.Fajar Inaton, membangun usaha bisnisnya, dari nol, bukan warisan atau mengembangkan bisnis keluarga, tapi benar-benar dari nol.

Tidak hanya fokus pada dunia bisnis Budiono pun aktif di beberapa organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wujud pengabdiannya. Sosok yang bersahaja, berintegritas dan penuh dengan jiwa pengabdian membuat Budiono selalu dicintai sahabatnya, kolega bisnis, karyawan, dan masyarakat. Memang terbilang terjal jalan yang harus ditempuh seorang Budiono sebelum menjadi orang sukses seperti sekarang ini.

Kepiawaiannya membangun jaringan bisnis telah memuluskan perjalanan bisnisnya. Salah satu kunci sukses beliau adalah tidak tanggung-tanggung dalam melangkah.

Sukses dalam bisnisnya tidak lantas membuat Budiono puas dengan apa yang ia raih, baginya kesuksesan yang hakiki adalah ketika ia bisa memberikan manfaat yang lebih nyata kepada masyarakat.

“Mbalek Kampung, Mbangun Kampung” menjadi cita-cita yang selama ini ia tanamkan dalam dirinya, permasalahan ekonomi, kurangnya lapangan pekerjaan, dan masih rendahnya tingkat pendidikan di Kabupaten Grobongan membuatnya kembali pulang ke kampung untuk memperbaiki daerahnya dan memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat. Pengalaman, Ilmu, dan jaringan yang ia miliki akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Grobongan menjadi daerah yang maju di masa yang akan datang.

Akselerasi pembangunan di Kabupaten Grobongan harus segera dilaksanakan, menurut beliau, salah satu cara untuk mewujudkannya adalah masuk pada sistem politik, sehingga itulah yang mendorong beliau untuk ikut berkompetesi pada Pesta demokrasi tahun 2019 mendatang, Budiono hadir dalam kompetisi pemilihan Legislatif dari Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) di Dapil IV (Kecamatan Tegowanu, Gubug, Kedungjati, dan Tanggungharjo).

Baginya, menjadi wakil rakyat dari Partai Gerindra adalah salah satu sarana perjuangan untuk menyuarakan perbaikan kualitas pendidikan, meningkatkan lapangan pekerjaan dan mewujudkan ekonomi kerakyatan. Semoga Budiono, putra Asli Grobongan mampu merealisasikan harapan masyarakat Kabupaten Grobongan.(*)

Komentar

News Feed