oleh

Didiskualifikasi KPU, Taufan Pawe Siap Tempuh Upaya Hukum

BONEPOS.COM, PAREPARE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, Sulawesi Selatan resmi mendiskualifikasi pasangan calon petahana Walikota dan wakil Walikota Parepare, Taufan Pawe dan Pangerang Rahim, Jumat, 4 Mei 2018.

Keputusan tersebut ditetapkan KPU Kota Parepare berdasarkan hasil rekomendasi Panwaslu Kota Parepare, dimana pasangan nomor urut satu tersebut, terbukti melakukan pelanggaran dengan mengampanyekan program pemerintah yakni pembagian beras sejahtera.

BNNK BONE

Putusan ini sebelumnya sudah dikonsultasikan ke KPU. Pihak paslon Taufan Pawe – Pangerang Rahim nantinya masih dapat melakukan upaya hukum ke Mahkamah Agung selama masa tiga hari kerja.

Sebelumnya pada Sabtu, 28 April 2018, Panwaslu Parepare meneruskan hasil keputusan yang menjatuhkan pelanggaran administrasi kepada Calon Wali Kota Parepare petahana, Taufan Pawe terkait kasus pembagian Beras Sejahtera (Rastra), yang tertetuang dalam surat bernomor 83/SN-24/PM-00.05/IV/2018.

Surat yang ditandatangani Ketua Panwaslu Parepare tersebut disimpulkan jika laporan yang diterima diduga memenuhi unsur Pasal 188 Junco Pasal 71 ayat (3) Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, diteruskan kepada Polresta Parepare dan diteruskan pula sebagai Pelanggaran Administrasi kepada KPU Parepare.

Pasca didiskualifikasi, Paslon TP-PR pun menyatakan sikap untuk menempuh jalur hukum. TP-PR pun meminta seluruh tim, dan simpatisan pendukungnya agar tetap solid, sambari menunggu proses hukum yang akan berjalan.

“Tim dan pendukung agar tetap solid, kita akan melakukan gugatan. Kami jamin tidak pergerakan lain dari tim maupun pendukung,”ungkap Ketua Tim Pemenangan TP-PR, Kaharuddin Kadir.

(Jumardi Ramling)

Komentar

News Feed