oleh

Diduga Dibunuh, Kuburan Dokter Cantik di Bone Ini Digali untuk Diotopsi

BONEPOS.COM, BONE – Teka-teki terkait meninggalnya, Syahraini Mansyur, seorang doker gigi cantik di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, perlahan mulai terkuak.

Sejumlah fakta pun mulai dikantongi pihak Kepolisian Resor (Polres) Bone atas meninggalnya dokter tersebut lantaran diduga menjadi korban pembunuhan.

Untuk menguatkan hal itu, Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Sulsel bersama anggota Reskrim Polres Bone bahkan membongkar kuburan almarhum yang terletak di TPU Majang, jalan Majang untuk dilakukan otopsi.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Dharma Negara mengungkapkan, jika sebelumnya pihaknya telah menerima laporan bahwa ada dugaan pembunuhan terhadap koban.

“Kami dari Polres Bone menerima laporan bahwa ada diduga pembunuhan atas nama dokter gigi Syahraeni Mansur,” terangnya.

Olehnya, lanjut Dharma, untuk memperoleh bukti petunjuk lainnya pihaknya menggali kuburan korban. Itu juga atas kesepakatan pihak keluarga.

“Jadi bagai bukti petunjuk untuk proses penyidikan lebih lanjut maka kami harus kembali menggali kubur untuk melakukan proses outopsi dengan bekerjasama dengan Biddokkes Polda Sulsel,” tegasnya.

Ditambahkannya, bahwa jika hasil otopsi ditemukan adanya tanda-tanda kematian dengan sengaja maka kasus tersebut bakal dilanjutkan penyelidikannya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan, suasana pelaksanaan otopsi oleh tim Biddokkes Polda Sulsel berlangsung tertutup, dimana disekitaran makam almarhumah dipasangi garis polisi.

Puluhan warga maupun kerabat almarhum dilarang untuk memasuki area tempat dimana dilakukan otopsi.

Seperti yang diketahui, dokter yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas (PKM) Palakka, itu meninggal dunia pada Senin, 2 April 2018 lalu.

(Jumardi Ramling)

 

Komentar

News Feed