oleh

Dipecat dari Hanura, Bahar Ngitung Bilang Begini

Dipecat dari Hanura, Bahar Ngitung Bilang Begini
Bahar Ngitung (BONEPOS.COM – IST).


BONEPOS.COM, MAKASSAR – Bahar Ngitung menanggapi dingin surat keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura terkait pemecatannya dari sebagi kader Hanura.

Melalui saluran WhatsApp Bahar Ngitung berujar, jika surat SK yang beredar di media sosial (medsos) itu, ia mengakuinya jika hal itu adalah SK dari pusat.

Namun demikian, Ketua Tim Pemenangan pasangan IYL-Cakka pada Pilgub Sulsel itu, belum menerima secara resmi surat keputusan itu.

“Iya memang ada SK. Namun belum sampai ketangan saya, dan itu benar dari pusat,” ungkap Obama sapaan karib Bahar Ngitung, Jumat malam, 8 Desember 2017 kepada Bonepos.com.

Anggota DPD RI melanjutkan, dengan mendukung salah satu kandidat Sulsel pada pilgub 2018 mendatang, memang dari dari awal dirinya sudah siap menerima konsukwensi dari partai.

“Sejak dari awal saya sudah katakan bahwa saya siap menerima apa pun konsukwensi dari partai,” terang Obama.

10 Bulan Menjabat di Kepengurusan Hanura

[CUT]

Dia menambahkan, jika dirinya yang menjabat 10 bulan di kepengurusan Hanura juga menyampaikan ucapan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepada dirinya.

“Alhamdulilah beberapa bulan saya menjabat di kepengurasan telah melahirkan orang-orang hebat termasuk pak Ilham Mattalatta'” katanya.

Dengan demikian, Obama berharap hubungan persaudaran baik dari tingkat daerah hingga pusat semoga tetap terjalin dengan baik.

“Meski demikian, saya juga berharap persaudaran kita tetap terjaga,” katanya lagi.

Tak lupa, Obama juga menyampaikan permohonan maaf jika selama ini ada kekurangan selama mengembang amanah dari kepengurusan.

“Mohon maaf kalau ada kekurangan,” ucapnya.

SK Pemecatan dari DPP Hanura

[CUT]

Sebagaimana diberitakan, DPP Partai Hanura mengambil sikap tegas terkait bergabungnya Bahar Ngitung yang lebih memilih untuk memenangkan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) pada Pilgub 2018 mendatang.

Itu dikuatkan dalam surat keputusan yang dikeluarkan langsung oleh DPP Hanura.

SK tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Dr. Oesman Sapta dan Sekeretaris Jenderal, Sarifuddin Sudding, SH, MH dengan tanggal penetapan 24 November 2017 dengan nomor, No: 324/DPP-Hanura/XI/2017.

Dalam surat keputusan itu berbunyi, pemberhentian Bahar Ngitung sebagai pengurus DPP Partai Hanura masa bakti 2015-2020. Selain itu, dalam poin kedua SK ini, selain diberhentikan Bahar Ngitung juga dicabut status keanggotaannya dari Hanura

Penulis   : Jumardi Ramling
Editor     : Risal Saleem


Komentar

News Feed