oleh

Mahasiswa Asal Sinjai Jadi Pembicara Internasional Bidang Olahraga di Jepang

BONEPOS.COM, TOKYO – Salah satu putra daerah Kabupaten sinjai Sulawesi Selatan, Muh Faisal Lutfi A jadi pembicara internasional mewakili indonesia di ajang Reseach world Internasional Conference ke 43 di Jepang, 27 hingga 28 Mei 2018.

Selain Indonesia, sejumlah negara lainnya yang turut jadi peserta konferensi diantaranya Cina, Taiwan, Hongkong, Amerika, Korea utara, Korea Selatan, Malasysia, dan Ingris.

BNNK BONE

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta ini mengatakan, keberhasilan atas pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras, doa dan dukungan dari LPDP selama studi dan pengembangan pada Bidang Olahraga dan Kepemudaan.

“Berkat Riset dan berbagai pengalaman berorganisasi serta aktifitas pemberdayaan kepemudaan mengantarkan sampai di Jepang untuk presentasikan hasil penelitian didepan perwakilan beberapa negara yang hadir,” ungkapnya.

Menurutnya, keterbatasan bukanlah menjadi alasan untuk bermimpi dan berbuat untuk Bangsa Indonesia.

“Berasal dari keluarga Menengah kebawah bukan menjadi hambatan untuk melakukan karya yang besar, karena dukungan pemerintah dalam pengembangan potensi pemuda sangat besar  untuk putra putri terbaik Bangsa,” cetus pendiri Sikola Inspirasi Alam (SIA) Sinjai ini.

Lebih jauh Ia menuturkan, baginya keterbatasan ekonomi bukanlah alasan untuk tetap berkarya dan berkontribusi untuk bangsa Indonesia.

“Khususnya tanah kelahiran saya Sinjai, riset yang saya bawakan adalah hasil dari penelitian untuk Indonesia dan kabupaten sinjai dalam pengembangan olahraga dan kepemudaan kita, sebuah mimpi besar yang tercapai dapat berbicara di depan perwakilan beberapa negara dan berbagi inspirasi melalui karya dan inovasi riset sendiri.” tandas Faisal.

Ia berharap, akan terus melakukan riset dan pengembangan di bidang olahraga dan kepemudaan, agar dapat memberikan kontribusi yang terbaik buat bangsa dalam pengembangan potensi pemuda.

“Semoga karya-karya ilmiah berupa riset di bidang olahraga dapat terus diperbanyak sebagai referensi pembangunan sumber daya dan keilmuan di bidang olahraga,” tutupnya.(ran)

Komentar

News Feed