oleh

Hamka B Kady : Bantuan Alsintan Jangan Disalahgunakan Jadi Alat Politik

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Anggota DPR RI, Hamka B Kady, angkat bicara ihwal maraknya isu penyalahgunaan bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan untuk kepentingan politik di Sulsel. Kata dia, apapun alasannya, penggunaan bantuan yang memakai uang negara sebagai alat transaksi politik jelas merupakan pelanggaran, bahkan bisa dibilang kejahatan serius.

Bantuan alsintan terbilang cukup massif menjelang Pilgub Sulsel 2018. Banyaknya penyaluran bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) berbau politik. Terlebih, bila dikaitkan bahwa salah satu kandidat yakni Calon Wakil Gubernur Sulsel nomor urut tiga, Sudirman Sulaiman merupakan adik kandung Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian (Mentan).

BNNK BONE

Hamka mengingatkan agar Menteri Amran benar-benar mengecek dan memastikan bahwa bantuan alsintan tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik. Musababnya, bila itu benar terjadi, maka Menteri Amran bisa terseret masalah hukum dan pastinya akan kehilangan kepercayaan publik.

Hamka juga mengingatkan agar Menteri Amran tidak perlu mengurusi Pilgub Sulsel 2018. Toh, sebagai pejabat negara sudah semestinya memberikan teladan netralitas, meskipun adik kandungnya ikut bertarung. Lagi pula, lanjut mantan pengurus PSSI ini, Menteri Amran mempunyai banyak permasalahan bangsa yang semestinya menjadi prioritas.

“Dimana-mana masyarakat membicarakan penyalahgunaan bantuan alsintan untuk kepentingan politik pada Pilgub Sulsel 2018. Ini mengkhawatirkan dan jelas merupakan pelanggaran serius. Bantuan alsintan tidak semestinya dijadikan alat transaksi politik,” kata Hamka, saat dihubungi Sabtu, 2 Juni 2018.

Hamka juga mengimbau masyarakat untuk cerdas dan bijak perihal bantuan alsintan. Kata dia, bantuan dari pemerintah itu tidak ada hubungannya dengan pilkada. Toh, pemerintah melalui Kementan memang telah mengalokasikan bantuan alsintan untuk meningkatkan produktivitas di sektor pertanian.

“Jangan terpengaruh. Kalau ada bantuan (alsintan) ya silahkan terima, tapi jangan mau diintervensi untuk memilih kandidat tertentu. Pilih calon gubernur dan wakil gubernur maupun calon bupati maupun wakil bupati atas dasar hati nurani. Lihat programnya yang paling bisa mensejahterakan masyarakat, buka karena iming-iming,” pungkasnya.

Bantuan alsintan di Sulsel sendiri cukup massif dilakukan menjelang pesta demokrasi. Bantuan untuk petani dan kelompok petani tersebut tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota. Menteri Amran bahkan turun langsung melakukan penyerahan bantuan tersebut di beberapa daerah, seperti di Bulukumba dan Toraja.

Di Toraja, Menteri Amran tidak hanya membagi-bagikan alsintan, tapi juga bibit. Adapun bantuan yang disalurkan di Toraja meliputi 50 unit hantractor kepada 10 kelompok, kerbau 220 ekor untuk 20 kelompok, kambing 300 ekor 15 kelompok, sapi 60 ekor untuk 6 kelompok, babi 500 ekor untuk 25 kelompok dan 10 ribu ekor ayam untuk warga prasejahtera dan bantuan alat kemasan kopi bubuk senilai Rp5 miliar. (*)

Komentar

News Feed