oleh

Hanya Digaji Dari APBD, PPKD Ancam Akan Mundur Ramai-ramai

BONEPOS.COM, BONE – Pasca munculnya Kabar dari Panitia Pengawas Kelurahan Dan Desa (PPKD) yang hanya mendapatkan upah dari APBD membuat beberapa PPKD mengambil langkah untuk menyalurkan aspirasi dengan melayangkan surat pernyataan sikap kepada Panwaslu Kabupaten Bone.

Salah satu PPKD kecamatan Cina, Ulhy yang dikonfirmasi terkait hal tersebut mengungkapkan bahwa Pernyataan sikap tersebut merupakan bentuk perjuangan PPKD untuk bisa juga mendapatkan dana sharing (double gaji) yang bersumber dari dari APBN.

Menurutnya, ada kesenjangan kesejahteraan antara PPKD dan Staf Panwascam, PPKD hanya mendapatkan gaji yang bersumber dari APBD dengan jumlah 900 Ribu rupiah sementara Staf Panwascam mendapat gaji yang bersumber dari APBD dan APBN dengan jumlah 1.250.000 rupiah

“Mendapat kabar kami tidak double gaji, teman teman PPKD mengambil sikap dengan membuat pernyataan sikap yang diperuntukkan ke Panwaslu Bone supaya kami juga bisa diupayakan dapat double gaji seperti halnya staf sekertariat panwascam, mengingat tugas dan tanggungjawab kami lumayan besar,” ungkap Ulhy kepada Bonepos.com, Kamis, 22 Februari 2018.

lebih lanjut dia menambahkan, Ada tiga pernyataan sikap dilayangkan Forum PPKD Bone, antara lain, mendesak Panwascam dan Panwaskab untuk menyelesaikan masalah kesenjangan yang ada.

Kemudian, menuntut double gaji atau tunjangan yang bersumber dari APBD dan APBN dan siap mundur bila tuntutan tersebut tidak membuahkan solusi yang diharapkan.

“Ada tiga poin dalam pernyataan sikap yang kami tanda tangani secara kolektif, yakni mengharapkan pihak Panwaslu kabupaten untuk bisa membantu menyelesaikan kesenjangan yang ada, kemudian menuntut double gaji seperti struktur lain yang ada di panwas dan kami siap mengundurkan diri jika kami hanya mendapatkan upah 900 ribu,” kuncinya.

Sementara Komisioner Panwaslu Bone Ridwan Huzaifah yang dikonfirmasi terkait hal tersebut membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat pernyataan tersebut.

“Iya benar, kemarin kami sudah terima suratnya, hanya saja ini bukan kewenangan kami, yang menentukan gajinya itu Bawaslu, dan kami juga sudah sampaikan ke bawaslu terkait hal ini,” Ujar Ridwan

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PPKD yang telah melayangkan surat, dimohon bersabar dulu sambil menunggu keputusan dari Bawaslu.

“kami minta sabar dulu sementara, tapi kalau tetap mau mengundurkan diri, kami tidak keberatan, masih banyak yang akan menganntikannya, seperti halnya kemarin saat perekrutan masih banyak yang dibawahnya, maka kami akan panggil yang dibawahnya itu,” tegas Ridwan melalui sambungan telepon selulernya.

Penulis : Anugerah

Komentar

News Feed