oleh

Herman Heizer Ditantang Ungkap Sumber Dana Survei CRC

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Lembaga survei Celebes Research Center atau CRC merilis hasil riset terbarunya mengenai potret Pilgub Sulsel 2018 di Hotel Four Points by Sheraton, Senin (18/6/2018).

Hasilnya, pasangan calon nomor urut tiga Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) unggul dengan elektabilitas mencapai 34,6 persen.

BNNK BONE

Elektabilitas NA-ASS mengalahkan tiga rivalnya yakni Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) dengan angka 26,3 persen. Disusul Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) sebesar 21,4 persen dan Agus Tanribali Lamo sebesar 6,2 persen.

Sisanya, sebanyak 11,5 persen responden belum menentukan pilihannya pada pesta demokrasi rakyat Sulsel.

Hasil survei dari CRC berbeda dengan hasil survei beberapa lembaga riset lainnya yang malah menempatkan NA-ASS pada urutan kedua dan ketiga.

Spontan, temuan dari lembaga riset yang dipimpin oleh Herman Heizer itu mendapatkan sorotan publik. Terlebih, hasil survei dari CRC dalam beberapa pilkada sering melenceng, seperti saat Pilkada Takalar.

Pemerhati media, Mulawarman, turut menyoroti hasil survei dari CRC yang disinyalir merupakan survei pesanan. Meski dekat dengan Herman Heizer, Mulawarman tidak ragu mengungkap hal tersebut lantaran hasil survei CRC bisa membentuk opini publik yang bermuara pada tidak terciptanya pencerahan demokrasi.

“Salah satu pengusaha keluarga dari pasangan NA-ASS telah memesan survei kepada Herman Heizer untuk pasangan NA-ASS,” beber Mulawarman.

Mulawarman mengatakan bahwa informasi survei pesanan itu disampaikan langsung Herman Heizer kepada dirinya dengan tidak sengaja kala keduanya berjumpa di salah satu cafe di bilangan Jalan Pattimura, Makassar.

Meski menolak memberikan kepastian terkait informasi itu, Mulawarman menyebut bisa saja Herman Heizer atau CRC direkomendasikan oleh Wali Kota Makassar, Danny Pamanto, yang selama ini memang memakai jasa Herman Heizer ke pengusaha keluarga NA-ASS tersebut.

Mulawarman menduga pengusaha itu adalah teman Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, yang tidak lain adalah kakak kandung dari Sudirman Sulaiman.

“Bukan rahasia kok, konglomerat siapa di balik Menteri Amran. Beliau kan dibesarkan oleh konglomerat pemilik Astra Grup,” tutupnya.

Demi transparasi publik dan pencerahan demokrasi kepada rakyat Sulsel, Mulawarman menantang Herman Heizer, dalam hal ini CRC untuk berani mengungkap sumber dana atas survei tersebut.

Keberadaan lembaga riset yang belakangan mulai ditinggalkan pelanggan karena krisis kepercayaan itu harus terbuka demi mendapatkan kepercayaan.

“Seharusnya Herman Heizer dalam hal ini CRC jujur untuk mengungkapkan sumber dana surveinya itu,” pungkasnya. (*)

Komentar

News Feed