oleh

IYL-Cakka: Pemimpin yang Terpilih Tak Boleh Bohongi Rakyat dan Korupsi

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Soal komitmen, jangan lagi Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar ditanya. Jauh-jauh hari, pasangan Komitmen, Tegas dan Merakyat ini, siap menyukseskan Pilgub Sulsel 2018. Diantara komitmen pasangan ini adalah siap menang atau kalah di Pilgub Sulsel 2018.

Kesiapan Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar menghadapi dua skenario kalah atau menang itu juga dibuktikan. Itu disampaikan saat dipersilakan menyampaikan pidato kemenangan dan pidato mengakui kemenangan lawan, atau yang kerap disebut concession speech.

Di dua pidato itu, Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar mengutamakan pemerintahan yang tanpa kebohongan dan korupsi. Berikut isi pidatonya.

“Alhamdulillah, kami pasangan yang diusung oleh rakyat. Jika mendapatkan kepercayaan rakyat untuk memimpin Sulsel.

Kami realisasikan program unggulan rumah produktif, pendidikan yang berkualitas tanpa biaya dan bebas pungutan. Kami menjadi pemimpin karena takdir Allah SWT.

Untuk itu, dengan komitmen penuh, kami berjanji akan bersama rakyat membangun Sulsel untuk lebih sejahtera. Tanpa kebohongan dan tanpa korupsi.”

Sementara untuk pidato selanjutnya, IYL dan Cakka menaruh harapan agar Pemimpin tak boleh berbohong dan Korupsi. Berikut kutipannya:

“Siapapun yang terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur telah tertulis di Lauh Mahfudz.

Harapan kita semua pembangunan harus terus berlanjut. Rakyat Sulsel harus terus sejahtera agar kita mewariskan wilayah yang baik untuk anak cucu kita semua

“Pemimpin yang terpilih tidak boleh membohongi rakyat serta tidak boleh korupsi. (*)

Komentar

News Feed