oleh

Jokowi Pilih Ma’Ruf Amin, Begini Kata Ketua Bara JP Makassar

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Mungkin sebagian kita tahu bahwa Ma’ruf Amin ( MA ) adalah ketua MUI yang kemana pergi pakai sarung dan terkesan sederhana, serta hanya paham agama saja. Tetapi tahukah anda bahwa beliau pernah jadi komisaris Bank Muammalat, Bank BNI Syariah, dan Bank Mega Syariah.

Ketua Bara JP Makassar, Iqbal mengatakan untuk menjadi pengawas bank harus lolos seleksi BI dan dewan ekonomi Syariah.

BNNK BONE

“Salah satu alasan kenapa Kiyai Ma’ruf yang terpilih. Karena pak Kiyai paham betul ekonomi syariah,” ujar Iqbal, Jumat 10 Agustus 2018.

Lanjut Iqbal, apabila ilmu nanggung pasti Kiyai Maruf tidak akan lolos menjadi komisaris beberapa bank syariah.

“Beliau termasuk salah satu ahli ekonomi syariah. Makanya dia bisa berdebat dan mengendorse kebijakan ekonomi yang dilaksanakan Jokowi bukan aliran neoliberal tetapi sudah sama dengan syariah Islam,” tambah Iqbal.

Bagaimana dengan kemampuan politik Kiyai Maruf? Karir Kiyai sepuh Nahdatul Ulama ini di politik juga terbilang hebat. Tercatat Kiyai Maruf pernah menjadi Ketua Fraksi Golongan Islam DPRD DKI Jakarta, anggota MPR-RI dari PKB, ketua komisi VI DPR-RI.

“Beliau pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 2007 hingga 2010. Di PBNU beliau sebagai Rais ‘Aam. Beliau juga duduk sebagai anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila,” jelas Iqbal.

KH. Ma’ruf Amin jika dilihat dari garis keturunan keluarganya, memang beliau termasuk salah satu keturunan, atau tepatnya adalah cicit dari ulama besar Syaikh Nawawi Banten.

Syaikh Nawawi Banten ini adalah ulama asli Indonesia yang begitu disegani kelimuannya di dunia internasional, terutama di Mekkah.

“Jadi pilihan Jokowi terhadap Kiyai Maruf Amin sebagai cawapres adalah tepat. Karena MA disamping seorang ulama tulen, juga intelektual Islam dan sekaligus politisi Islam. Jokowi- Ma’ruf amin adalah perpaduan nasionalis dan Islam. Jadilah nasionalis religius,” tutupnya.

Ahmad Rusli

 

Komentar

News Feed