oleh

Kasus Korupsi ADD Jerat Kades di Bone, Begini Tanggapan Pj Bupati

-Bone-132 views

BONEPOS.COM, BONE – Pejabat (Pj) Bupati Bone, Andi Bakti Haruni angkat bicara terkait kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 yang menjerat Kepala Desa dan Plt Kepala Desa Pattiro Riolo, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Pemprov Sulsel ini mengatakan, kasus korupsi yang menjerat Syamsuddin bin Yesa 51 tahun dan mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kades Pattiro Riolo, Syamsuddin bin Rahman 57 tahun merupakan pelajaran untuk para kades di Bone.

BNNK BONE

“Ini menjadi pelajaran bagi kades-kades di Bone. Dana desa harus dikelola sesuai peruntukannya dan dipertanggung jawabkan pemanfaatannya,” Ujar Andi Bakti kepada Bonepos.com, Kamis, 9 Agustus 2018.

Baca Juga: Korupsi ADD, Oknum Kades di Bone Resmi Ditahan Polisi

Untuk diketahui, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tidpikor) Polres Bone, resmi menahan kedua tersangka kasus dugaan korupsi ADD yang terjadi di Desa Pattiro Riolo, itu pada Senin, 6 Agustus 2018 lalu.

Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim mengatakan, kasus dugaan korupsi kedua tersangka tersebut nilainya mencapai Rp 540 juta. Hal ini berdasarkan dengan hasil audit yang dilakukan oleh,Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Dijelaskan, Kadarislam, bahwa dari hasil pemeriksaan, oknum Kades tersebut mengakui telah menggunakan ADD yang ada di Desa-nya untuk kepentingan pribadi (Kampanye). Dimana modusnya yakni melakukan pencairan dana untuk proyek pembangunan talut fiktif.

Sementara itu, peran Syamsuddin Rahman, saat menjabat Plt, menyerahkan dana sebesar 540 juta kepada Syamsuddin Yesa dengan alasan kepentingan pembangunan infrastruktur yang ada di desa tersebut. Namun proyek tersebut terbukti fiktif.

Ilham Iskandar

 

Komentar

News Feed