oleh

Ketua KPU Sinjai : Selama Ada Upaya Hukum, Keputusan Hasil Pleno Belum Inkracht

BONEPOS.COM, SINJAI – Setelah adanya hasil rapat pleno KPU Sinjai terkait Diskualifikasi pasangan nomor urut 2, SBY AMM lantaran terlambat 5 menit melaporkan hasil pertanggung jawaban dana kampanyenya , Ketua KPU Sinjai Muhammad Arsal Arifin menjelaskan bahwa hasil pleno Diskualifikasi pasangan nomor urut 2 belum dapat dikatakan inkracht sepanjang ada upaya hukum dari pihak paslon nomor urut 2.

“Jadi perlu kami sampaikan bahwa hasil pleno diskualifikasi ini belum dapat dikatakan inkracht sepanjang ada upaya hukum yang dilakukan oleh pihak SBY-AMM. Dan kami memberi waktu selama 3 hari sejak dari adanya putusan ini. Jadi pasangan H.Sabirin Yahya bersama Andi Mahyanto Massarappi tetap dapat ikut dalam tahapan dan suaranya pun tetap dihitung,” Jelas Arsal.

Andi Barlianto Asapa yang merupakan salah satu Tim kuasa hukum pasangan calon nomor urut 2, SBY-AMM, membenarkan jika pihaknya akan menempuh upaya hukum melalui Panwas.

“Kami diberi waktu 3 hari oleh pihak KPU untuk menempuh jalur hukum. Dan itu akan kami lakukan malam ini. Jadi saya minta kepada seluruh pendukung SBY-AMM agar tidak terpengaruh dan tetap solid untuk berjuang demi kemenangan H.Sabirin Yahya dan Andi Mahyanto. Ini perjuangan kita semua, perjuangan masyarakat Sinjai. Meski diskualifikasi, pasangan SBY-AMM tetap mengikuti pencoblosan, sebab masih ada upaya hukum yang bisa ditempuh oleh paslon SBY-AMM,” kata Andi Barlianto Asapa. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed