oleh

Ketua PGRI Sulsel Apresiasi Program SMK Unggulan Gratis Agus-Tanribali

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Program SMK Unggulan Gratis Langsung Kerja pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-Tanribali) mulai mendapat apresiasi. Ketua PGRI Sulsel, Profesor Wasir Thalib, Minggu, 25 Februari 2018 mengaku sangat mengapresiasi program dimaksud. Kendati, ia belum tahun penggagas program dimaksud.

“Saya baru dengar ini, tapi kalau ada seperti itu saya kira niat dan gagasan tersebut sangat bagus. Apalagi, pendidikan kita saat ini, sepertinya alumninya memang hanya bergantung pada lapangan kerja sebagai pegawai negeri,” katanya.

BNNK BONE

Lapangan kerja di perusahaan, lanjutnya, itu sangat susah. Karena perusahaan tentu menuntut tenaga kerja yang memang punya pengalaman kerja, meskipun itu jebolan kejuruan. Karena itu, memang perlu dipikirkan. Bahkan perlu terobosan.

“Negara-negara berkembang yang ingin maju, maka yang sangat berperan memang sekolah-sekolah kejuruan. Bahkan, vokasional itu sampai perguruan tinggi, sehingga tamat bisa langsung kerja,” ungkapnya.

Di Indonesia, lanjut Wasir, sudah ada contoh SMK yang siswanya begitu tamat langsung kerja. Bahkan, baru kelas 3, perusahaan sudah berlomba mencari tenaga kerja di SMK tersebut. SMK dimaksud adalah SMK PGRI Malang, Jawa Timur.

“Sudah ada 3000-an alumninya yang begitu tamat langsung kerja,” sebutnya.

SMK tersebut, lanjutnya, memang berbasis kerja. Jurusannya juga berbasis kebutuhan. Wasir pun mengurai, untuk SMK, ada 134 bidang keahlian, enam kelompok dan 34 bidang yang formal dibina Kemdikbud. Tapi ini dikelola secara umum.

“Jadi saya kira sangat bagus kalau ada program seperti itu di Sulsel. Program demikian akan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi sulsel ke depan dan juga akan mengurangi pengangguran,” paparnya.

Apalagi, selama ini, memang harus dipikirkan alumni perguruan tinggi seperti UNM, UIN, dan perguruan tinggi lain. UNM misalnya yang mau jadi guru itu sudah sangat banyak. Sudah puluhan ribu. Sementara, moratorium sudah delapan tahun.

“Kalau tidak ada terobosan di bidang SMK ini, maka perguruan tinggi kita memang hanya akan mencetak pengangguran setiap tahun. Padahal, kita ingin alumni itu langsung kerja. Makanya kalau ada SMK unggulan gratis langsung kerja, saya kira sangat bagus,” kuncinya. [*]

Komentar

News Feed