oleh

KTP Dicaplok Buat Dukung Independen, Warga Bone Ancam Polisikan Cabup

KTP Dicaplok Buat Dukung Independen, Warga Bone Ancam Polisikan Cabup
Ilustrasi (BONEPOS.COM).


BONEPOS.COM, BONE – Dokumen pernyataan dukungan terhadap bakal calon Independen Bupati dan Wakil Bupati Bone, Dr Rizalul Umar-Andi Mappamadeng Dewang (Umar-Madeng), menjadi sorotan publik.

Pasalnya, beberapa warga merasa heran dengan terlampirnya “Dicaplok” foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) mereka untuk mendukung pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati Bone melalui jalur perseorangan.

Padahal, selama ini mereka sama sekali tidak pernah memberikan foto copy identitasnya tersebut untuk keperluan dukungan terhadap calon independen di Pilkada Bone tersebut.

Bahkan, tanda tangan yang tertera dalam formulir dukungan terhadap calon independen tersebut jelas-jelas menurut mereka sengaja dipalsukan, lantaran perbedaannya sangat jelas.

Saking kesalnya, warga sampai-sampai mengupload surat dukungan diduga palsu itu ke media sosial Facebook disertai dengan komentar “pedas” terhadap sang calon.

[CUT]

Salah seorang warga, Andi Resmiyanti Rahman, mengaku KTP-nya dicaplok oleh tim pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bone, dr. Rizalul Umar – Andi Mappamadeng (Umar-Madeng). (BONEPOS.COM – HANDOVER).

Warga Siapkan Bukti Untuk Lapor Polisi

Hal yang sama diungkapkan oleh Sekretaris Gerakan Beringin Muda (GBM) Bone, Sofyan Syamsunandar, dimana  kata Dia, pihaknya sudah menerima puluhan laporan dari warga terkait adanya dukungan diduga palsu itu.

“Tadi sudah ada 10 orang warga di Kecamatan Tanete Riattang Timur yang mengadu ke Kami, soal KTP mereka dipalsukan oleh tim paslon Independen,” ujar Sofyan kepada Bonepos.com, Minggu, 21 Januari 2018.

Sofyan mengungkapkan, bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan dan mengumpulkan bukti
-bukti untuk selanjutnya akan dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Kepolisian.

“Sementara kami data, dan warga juga sudah siap untuk menempuh jalur hukum. Karena yang dilanggar bukan hanya UU Pilkada tapi juga KUHP dan UU Kependudukan,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Harjoko yang dimintai tanggapannya, menyarankan apabila ada warga yang keberatan dengan hal tersebut bisa melaporkannya ke Panwas ataupun ke pihak Kepolisian.

“Kalau ada langsung di laporkan ke Panwaslu, kantornya di jalan Jenderal Sudirman, disana sudah ada anggota kami yang ditempatkan,” kata Harjoko.
[CUT]

Berkas dukungan KTP tambahan Balon Bupati dan Wakil Bupati Bone, dr. Rizalul Umar – Andi Mappamadeng di KPU. (BONEPOS/RIZAL).

Verifikasi Faktual KPU Dimulai 30 Januari

Seperti yang diberitakan sebelumnya, setelah tidak lolos dalam verifikasi tahap pertama beberapa waktu lalu, pasangan independen kandidat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bone, dr Rizalul Umar-Andi Mappamadeng Dewang akan kembali menjalani verifikasi tambahan dukungan mulai 30 Januari 2018 mendatang.

“Mulai 30 Januari akan dilakukan verifikasi faktual terhadap berkas tambahan dukungan yang disetorkan pasangan Umar-Madeng ini,” ungkap Komisioner KPU Bone, Hj Ernida Mahmud kepada Bonepos.com, Minggu, 21 Januari 2018.

Dijelaskan Ernida, bahwa verifikasi akan dilakukan hingga 5 Februari mendatang, sedangkan untuk finalisasi lolos tidaknya pasangan independen tersebut, akan diumumkan saat KPU melakukan penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Bone, pada 12 Februari 2018 mendatang.

Seperti yang diketahui, pasangan Umar-Madeng menyetor tambahan dukungan KTP ke KPU Bone pada, Sabtu, 20 Januari 2018 kemarin. Total dukungan KTP tambahan yang disetorkan pasangan tersebut yakni sebanyak 41.903 dukungan.

Sebelumnya, pasangan tersebut menyetorkan sebanyak 44.118 dukungan, hanya setelah dilakukan verifikasifaktual disesi pertama, dukungan yang memenuhi syarat hanya sebanyak 21.801 dukungan dan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) 22.317.

Sehingga, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 3 Tahun 2017, maka kekurangan itu dilipat dua kali. Untuk itu, pasangan tersebut harus menyetorkan 40.358 KTP Elektronik. Dengan persebaran pada 50 persen jumlah kecamatan di Bone atau 14 kecamatan.

Penulis   : Jumardi Ramling
Editor     : Risal Saleem

Komentar

News Feed