oleh

LSM Gerak Desak Kajari Sinjai Tuntaskan Kasus Pungutan Dana Bumdes

LSM Gerak Desak Kajari Sinjai Tuntaskan Kasus Pungutan Dana Bumdes

BONEPOS.COM, SINJAI – Kasus pungutan dana pelatihan pengembangan Bumdes yang bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai kembali dipersoalkan.

Koordinator wilayah Bosowasi LSM Gerak, Edy Suspi, meminta kepada pihak kejari Sinjai untuk segera menindak lanjuti dan memberi kejelasan kepada publik terkait kasus pungutan dana Bumdes yang telah memungut biaya Rp.20 juta per kepala desa di kabupaten sinjai beberapa bulan lalu.

“Kami harap bahwa kasus rencana pelaksanaan kegiatan pelatihan pengembangan kelembagaan Bumdes yang gagal dilaksanakan oleh pihak Yayasan P3AI itu harus segera dituntaskan oleh pihak kejaksaan sinjai. Sebab, dalam perkara tersebut beberapa orang dari pihak Yayasan P3AI diduga ikut terlibat. Sehingga, perlu kejelasan sudah sejauh mana penanganannya,” kata Edy, Selasa 30 Januari 2018.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sinjau, Andi Parawansyah, mengakui kalau pihaknya akan segera menindak lanjuti kasus rencana kegiatan pelatihan Bumdes dalam waktu dekat ini.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pihak yang terkait, termasuk dari pihak Pemda maupun beberapa kepala desa. Insya Allah minggu depan kami akan memanggil pihak Yayasan P3AI serta ketua panitia pada pelaksanaan kegiatan itu,”kata Parawansyah.

Sementara itu, Alwi yang dikonfirmasi Bonepos.com mengakatakan, dirinya siap menghadiri panggilan pihak kejaksaan untuk memberi keterangan sesuai posisinya sebagai ketua panitia pada kegiatan rencana pelatihan pengembangan kelembagaan Bumdes saat itu.

“Tidak ada masalah ndi, jika saya dipanggil oleh kejaksaan, saya akan hadir untuk memberi keterangan sesuai dengan posisi saya sebagai ketua panitia saat itu. Dan perlu saya klarifikasi kembali bahwa saya tidak pernah mengaku sebagai ketua Yayasan, tetapi hanya sebagai ketua panitia,” ungkap Alwi.

Penulis   : Suparman Warium
Editor     : Jumardi Ramling

Komentar

News Feed