oleh

Motor Berknalpot Racing ‘Bebas’ Berkeliaran di Jalan Raya Bone

-Bone-294 views

BONEPOS.COM, BONE – Sepeda motor trail berkanalpot racing kembali marak berkeliaran di jalan-jalan raya di Ibukota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Sabtu, 28 Juli 2018.

Maraknya pengendara sepeda motor trail berknalpot racing yang bekerliaran di jalan ini bukan tanpa sebab. Pasalnya pada Minggu, 29 Juli 2018 sebuah event motor trail akan digelar di kabupaten yang dijuluki kota beradat itu.

BNNK BONE

Meski demikian tak sedikit warga yang merasa ternggangu dengan hal tersebut, lantaran motor yang seharusnya berada di lokasi offroad semisal pengunungan itu, malah dibiarkan bebas lalu lalang di jalan raya.

“Kalau terganggu iya, karena suaranya ribut sekali, belum lagi mereka balap-balap di jalan yang bukan peruntukan untuk sepeda motor seperti itu, ini membahayakan pengendara lainnya, Polisi tolong jangan dibiarkan seperti itu,” ungkap Andi Reski salah seorang warga kepada Bonepos.com, Sabtu malam.

Dia menurutkan, bahwa motor trail umumnya syarat dengan pelanggaran, karena selain menggunakan knalpot racing, motor yang diperuntukkan di medan berat itu juga tidak dilengkapi dengan surat-surat tanda kendaraan dan nomor polisi (Nopol).

Baca Juga: Sebanyak 252 Knalpot Racing Dimusnahkan Polres Bone

Hal senada diungkapkan Anha, menurutnya, seharusnya Polisi memberi contoh yang baik kepada masyarakat terkait cara berkendara maupun jenis sepeda motor yang diperbolehkan sesuai aturan, apalagi soal Polusi.

“Belum lagi pencemaran polusi, mana mi bahayanya. Jangan yang hal-hal kecil saja di perhatikan mestinya yang seperti itu juga, karena banyak dampak buruknya. Kalau perlu juga event Trail seperti ini jangan di Kota titik starnya tapi di pegunungan,” ujar Anha.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Bone, AKP Muhammad Yusuf yang dikonfirmasi, enggan membahas lebih jauh terkait dugaan pelanggaran tersebut. Dia hanya membahas penataan dan lokasi parkir bagi peserta Trail.

“Sudah dilakukan himbauan kepada semua pendaftar untuk tempat parkir yang ditentukan terhadap motor trail yang akan melakukan event Trail adventur besok untuk diparkir rapi,” ungkapnya kepada Bonepos.com

Untuk diketahui, Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 285 disebutkan knalpot laik jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan dikemudikan di jalan, sebagimana dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3).

Artinya, setiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, akan dikenai 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Untuk diketahui pula, pada bulan Mei 2018 lalu, Polres Bone musnahkan sebanyak 252 knalpot racing dari sejumlah pelanggar yang terjaring operasi zebra dan operasi patuh 2018.

Kapolres Bone AKBP Kadarislam Kasim kepada Bonepos.com usai memimpin proses pemusnahan knalpot tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak segan-segan menindak pengendara yang tidak menggunakan knalpot standar.

(Iwan Taruna).

 

Komentar

News Feed