oleh

OPINI : AMM Figur Fighting Spirit Sejati

-Opini-680 views

Oleh : Andi Toto Subroto

BONEPOS.COM, SINJAI – Menggaungnya nama Andi Mahyanto Masda pada kanca politik di Pilkada 2018 Sinjai adalah sebuah kejutan kecerdasan rakyat.

BNNK BONE

Secara pribadi saya dapat merasakan bahwa ini adalah seleksi alam, penerimaan terhadap Andi Mahyanto Masda di seluruh pelosok Sinjai bukan pencitraan. Saya ini bukan termasuk orang Demokrat, PAN dan tidak termasuk pula golongan parpol lainnya yang melakukan kampanye untuk mempopulerkan AMM.

Dukungan yang mengalir ke Andi Mahyanto Masda adalah mereka yang bekerja dengan hati yang tulus.

Mereka berkorban dengan semangat bersama, yaitu menginginkan semangat baru Sinjai, arah baru Sinjai.

Fenomena ini bertambah fenomenal lantaran saat ini Andi Mahyanto Masda bukanlah siapa-siapa. Dia bukan ketua Parpol, bukan pula anak seorang pemimpin, melainkan hanya pengurus partai dengan tugas khusus saat kondisi darurat.

Meski Andi Mahyanto Masda terlahir dari keluarga yang sederhana, namun hanya “Jenderal khusus” yang mampu melaksanakan tugas khusus dalam situasi khusus. Dan itu telah dibuktikan oleh sosok figur Andi Mahyanto Masda.

Ini tentu menjadi fenomenal, lantaran Andi Mahyanto bukanlah berasal dari kalangan elit. Andi Mahyanto Masda merupakan seorang putra dari pensiunan Guru. Namun, ia adalah politisi handal yang berasal dari Lawyer Class.

Bagi saya, AMM dalam pencaturan politik, dia telah masuk era kepemimpinan tahap 3, tahap 1 militer, tahap 2 selebritis-sipil, tahap 3 menjadi kalangan bawah biasa yang menjadi ikon politik baru.

Dunia telah membuktikan, kalangan lawyer class sering menjadi pahlawan di negerinya sendiri untuk mengeluarkan negerinya dari keterpurukan.

Erdogan adalah lowyer class, Evo Moraless di Bolivia, Narendra Wodi di India, Duterte di Filipina dan AMM berada pada kelas yang sama dengan mereka.

AMM bukan trah soekarno atau trah Soeharto, Erdogen jg bukan berasal dari high class nya Turki, PM Narendra Modi jg bukan dari dinasti kelas atas India dinasti Gandhi-Nehru.

Andi Mahyanto Masda menguasai peta politik Sinjai luar dan dalam, secara politik kultural, tokoh seperti AMM akan memunculkan loyalis militan dengan sendirinya. Fenomena militan ini normal tak terbendung, ada teori politik yang mendukung argumen tersebut.

Borjuis politik dalam teori 2 Pakar sosiologi Politik Gestanae Mosca dan Vilgredo Pareto AMM tidak termasuk dalam kategori kalangan elit, AMM murni dari kalangan bawah dan bukan berasal dari elit politik kelas atas seperti teori politik nya Samuel P Hungtinton.

Dukungan masyarakat Sinjai di Pilkada 2018 kepada figur calon wakil bupati Sinjai, Andi Mahyanto Masda, merupakan salah satu wujud kelayakannya untuk menjadi pemimpin daerah ini, melalui gagasan, konsep, narasi, roap map. Bukan adu gengsi.

Selamat datang Cawabup Sinjai, Andi Mahyanto Masda, Selamat Datang di pasar persaingan sempurna politik Sinjai.

Komentar

News Feed