oleh

Pemuda Maluku di Makassar Sesalkan Pernyataan Cherly Soal dukungan KKM ke IYL

Pemuda Maluku di Makassar Sesalkan Pernyataan Cherly Soal dukungan KKM ke IYL
Dr Cherly Elizabeth bersama tujuh perwakilan suku atau marga asal Maluku yang tergabung di Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Sulsel, saat berfoto bersama Ichsan Yasin Limpo (IYL) belum lama ini. (BONEPOS.COM – IST).


BONEPOS.COM, MAKASSAR – Sejumlah pemuda asal Maluku di kota Makassar menyesalkan adanya pernyataan Dr Cherly Elizabeth yang mengklaim Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) mendukung Ichsan Yasin Limpo (IYL) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang.

Pernyataan Dr.Cherly Elizabeth, pada 9 Desember 2017 lalu yang mengatasnamakan tujuh perwakilan suku atau marga besar asal Maluku di Sulawesi Selatan yang tergabung dalam KKM, mendapat tanggapan beragam warga Maluku di Makassar.

Pemerhati sosiologi budaya asal Maluku di Makassar, Dr.Ir.Faida Azuz mengatakan, pernyataan Cherly tidak etis, lantaran, dinilai membawa-bawa organisasi Maluku dalam kancah politik praktis. Politisasi KKM oleh Cherly malah membuat organisasi ke daerah asal Maluku itu tersandera.

“Pernyataan Cherly yang mengarahkan dukungan KKM ke IYL, bukan saja kekeliruan besar, melainkan menjadi fatal. Apalagi, dia menasbihkan dirinya sebagai Ketua KKM,” ungkap Faidah dalam rilisnya yang diterima Bonepos.com. Kamis, 21 Desember 2017.

BACA JUGA : Kerukunan Keluarga Maluku di Sulsel Siap Beri Dukungan ke IYL-Cakka

Menurutnya, semua kandidat gubernur, termasuk IYL punya kemampuan memanej pemerintahan Sulsel yang lebih baik. Hanya saja, sebagai warga perantauan di Makassar, KKM tentunya tidak boleh terjebak dalam politik praktis.

“Kapan Cherly menjadi Ketua KKM? Siapa yang mengangkatnya, dan dalam forum apa?. Jangan, tiba-tiba menjelang Pilkada, kemudian dia langsung menjadi ketua,” sebutnya.

Sebab, lanjut Faidah, sepeninggal Ketua KKM, Alm Prof.Saleh Putuhena, hingga saat ini belum ada pergantian kepengurusan baru maupun ketua baru di KKM, sehingga klaim yang dilakukan Cherly menurutnya patut dipertanyakan.

Cherly Dinilai Terlalu Berani Membawa Nama KKM 
[CUT]

Pemerhati sosiologi budaya asal Maluku di Makassar, Dr.Ir.Faida Azuz . (BONEPOS.COM – IST).

“Sangat lucu, jika seorang Cherly berani membawa-bawa nama KKM di pentas politik. Seharusnya, dia sadar, jika masyarakat Maluku di Sulsel mau hidup dalam bingkai kebersamaan dengan seluruh komponen masyarakat, tidak berada pada calon tertentu, kalau pribadi yang mendukung tidak jadi soal,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Ilham Achmad-warga Maluku lainnya, dimana Dia meminta, agar kelompok tertentu tidak gegabah mengumbar pernyataan-pernyataan diluar akal sehat. Sebab, Dia khawatir akan terjadi pengkotak-kotakan masyarakat Maluku di Sulsel.

BACA JUGA: Novita IYL Hadiri Pertemuan Kerukunan Keluarga Maluku

“Kami mengharapkan, kalau ada kepentingan tertentu, jangan “menjual-jual” organisasi. Mari kita hidup dalam suasana damai, dengan tidak berada pada salah satu kandidat tertentu.  Tentu saja, pernyataan dukungan politik yang dilontarkan mendahului pilihan politik tersebut sangat naif dan terkesan KKM telah dipolitisasi,” ungkapnya.

Padahal, lanjut Ilham, semua calon gubernur memiliki visi, misi, dan program kerja  yang baik. Dan, pada saatnya nanti, menurut Dia elemen masyarakat Maluku di Sulsel akan menyuarakan hak-hak politiknya tanpa adanya tekanan dan paksaan dari pihak mana pun.

Ilham menilai, semua bakal calon gubernur di Sulsel adalah tokoh terbaik dan  memiliki peluang yang sama untuk menjadi orang nomor satu di Sulsel.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua KKM Sulsel, Dr.Cherly Elisabeth saat bersilaturahmi dengan ILY di salah satu rumah makan di Makassar, belum lama ini mengatakan, bahwa tujuh perwakilan suku atau marga asal Maluku yang tergabung dalam organisasi KKM menyatakan sikap akan memberi dukungan ke pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Penulis   : Iwan Taruna
Editor     : Risal Saleem

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed