oleh

Pengalaman 25 Tahun di Pemerintahan, Jaminan IYL-Cakka Lanjutkan Kemajuan Sulsel

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) memanfaatkan momentum kampanye akbar menyampaikan komitmennya bekerja keras untuk rakyat.

Dihadapan puluhan ribu koalisi rakyat di kampanye pamungkas di Lapangan Karebosi, Jalan Jendral Sudirman, Makassar, Jumat (22/6/2018), IYL Cakka terlebih dahulu menyampaikan salam penghormatan kepada rakyat Sulsel, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh politik yang hadir.

BNNK BONE

“Jiwamu adalah nafas kami berdua. Nafasmu adalah jiwa kami berdua,” tegas Ichsan disambut riuh tepuk tangan dan sorak-sorai Punggawa Macakka.

Sebelumnya, Ichsan juga menyampaikan salam penghormatan kepada eks Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang juga adalah kakak kandungnya.

Lagi-lagi, salam penghormatan Ichsan YL menarik perhatian puluhan ribu pendukung dan simpatisan yang hadir. Salam hormat saya kepada mantan Gubernur Sulawesi Selatan, pak Syahrul Yasin Limpo,” ucap Ichsan.

Setelah itu, menegaskan komitmennya untuk kesejahteraan rakyat Sulsel jika kelak atas izin Tuhan dan dukungan rakyat bisa terpilih memimpin Sulsel.

Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya diantara 4 pasangan, duet nomor urut 4 ini adalah kandidat memiliki pengalaman dan sepak terjang di pemerintahan.

Baik Ichsan YL maupun Andi Mudzakkar telah menjabat sebagai legislator dan Bupati masing-masing dua periode. Ichsan YL di Gowa dan Andi Cakka di Luwu. Artinya, kedunya telah memiliki pengalaman selama kurun waktu kurang lebih 25 tahun.

Pengalaman sebagai legislator dan Bupati, menjadikan pasangan ini sangat matang pada pengalaman perencanaan anggaran dan pembangunan.

Jaminan pengalaman dan rekam jejak ini disampaikan Ichsan YL di hadapan lautan manusia pada kampanye pamungkas di Lapangan Karebosi, Jalan Jendral Sudirman, pada Jumat (22/6/2018).

“Kami berdua memiliki pengalaman 25 tahun lebih di pemerintahan. Oleh karena itu ada jaminan kami berdua paham dan mengerti pemerintahan,” kata Ichsan disambut riuh tepuk tangan puluhan ribu hadirin.

Dari rekam jejak keduanya, selama 25 tahun di pemerintahan dan puluhan tahun memimpin organisasi, akan tetapi keduanya tidak pernah dan diisukan tersentuh kasus hukum, apalagi korupsi.

“25 tahun kita teruji, tidak korupsi dan tidak suka membohongi rakyat kami,” ucap tokoh pendidikan yang telah menerima penghargaan tertinggi di dunia pendidikan, yakni penghargaan Kihajar Dewantara.(*)

Komentar

News Feed