oleh

Ada Perlakuan Diskriminasi ke PAMMASE, Birokrat Diingatkan Jaga Netralitas

Soal Perlakuan Diskriminasi ke PAMMASE, Birokrat Diingatkan Jaga Netralitas

BONEPOS.COM, SENGKANG – Dugaan adanya perlakuan diskriminasi ke Pasangan Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) di Pilkada Wajo, mengundang perhatian pemerhati demokrasi di kabupaten berjuluk Kota Sutera itu.

Pemerhati Pilkada Wajo, M Nawir mengatakan, aparatur pemerintah harus menjaga netralitasnya. Bukan justru dijadikan alat sebagai bagian dari kandidat tertentu dengan menghalalkan berbagai cara.

BNNK BONE

“Kami meminta jangan mempolitisasi birokrasi. Silakan bersaing, tapi jangan menghalalkan segala cara. Sudah ada gejala tidak sehat di Pilkada Wajo,” tegas Nawir melalui rilisnya, Kamis 18 Januari 2018.

Seperti diberitakan, dugaan perlakuan diskriminasi nampak pada penertiban atribut peraga milik PAMMASE yang disinyalir dilakukan Satpol PP. Anehnya, atribut kandidat lain, justru tidak diturunkan.

Padahal jika alasan aturan, maka seharusnya Satpol PP berlaku adil dengan menurunkan juga atribut milik Barakka. Tapi kenyataannya, hanya atribut milik PAMMASE jadi sasaran.

Selain perlakuan itu, intimidasi ke ASN juga mulai tercium. Mereka diarahkan mendukung kandidat tertentu.

Padahal, ASN tidak boleh terlibat, apalagi sampai menjadi tim sukses atau relawan.

Terkait itu, Nawir meminta Panwas Wajo untuk tidak tutup mata dengan berbagai kejadian. Meski tidak ada laporan, tapi harus pro aktif melakukan pengawasan, dan menindak para penghambat demokrasi.

“Kami juga menaruh harapan, agar elemen masyarakat tak takut melaporkan jika mendapatkan ada intimidasi atau kecurangan di lapangan. Pilkada Wajo harus diawasi bersama, karena sangat rentan ada yang mencoba melakukan berbagai cara,” imbau Nawir.

Ia berharap, Pilkada Wajo harus berjalan secara fair dan bermartabat. Apalagi kabupaten ini sejak dulu dikenal sebagai kota santri. Sehingga prilaku pihak pemerintah, penyelenggara, kandidat, tim sukses, maupun elemen masyarakat tidak melanggar norma-norma yang ada.

Editor     : Jumardi Ramling

Banner AFP Promosi Doktor M Awaluddin

Komentar

News Feed