oleh

Begini Kata Ketua DPRD Bone Soal Kericuhan Saat Sidang

BONEPOS.COM, BONE – Sidang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  kabupaten Bone dengan agenda pembahasan rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2017 diwarnai kericuhan. Rabu 30 Mei 2018

Dua anggota dewan yang hadir dalam sidang tersebut yakni Andi Atoro legislator dari Partai Golkar dan Safullah Latief legislator partai PBB mengamuk dan nyaris adu jotos.

BNNK BONE

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD, Andi Akbar Yahya usai rapat paripurna mengatakan,  insiden kericuhan menjelang rapat tersebut adalah bagian dari dinamika rapat.

“Perbedaan itu biasa, tapi di sini di DPRD tidak boleh ada yang menjudge bahwa saya ini benar. Tadi itu, saya tidak buka karena peserta rapat belum quorum, tapi saya pikir ini bukan persoalan kelembagaan tapi mungkin masalah pribadi,” ungkap Politisi Golkar itu.

Sebelumnya, Kepada wartawan, Saifullah mengaku bahwa persoalan itu hal biasa dalam dinamika rapat. Ia mengatakan, saat itu beberapa anggota dewan ‘marah’ karena dirinya tidak bertanda tangan di absen.

“Jadi begini, itu hal biasa, dinamika rapat. Disini ada hak imunitas,” katanya usai rapat paripurna saat diwawancarai wartawan.

“Tadi mereka semua marah karena kami tidak tanda tangan di absen padahal itu hak. Kami sejak awal telah WO. Sebelumnya dari 7 fraksi hanya ada 3 fraksi yang setuju, ada anomali didalam LKPJ ini, kami tidak mau ikut terlibat dalam pelanggaran hukum. Ini demi kepentingan rakyat,” ungkapnya menambahkan.

(Ilham Iskandar)

Komentar

News Feed