oleh

Rupiah Kian Terpuruk, Hanya Keajaiban Yang Bisa Menangkan Jokowi

BONEPOS.COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan, dalam kampanye pilpres 2019 yang akan datang meskipun diunggulkan sebagai seorang petahana namun Jokowi dihadapkan permasalahan yang cukup serius.

Pasalnya, bukan hanya deretan janji manis kampanye 2014 yang belum terealisasi namun kondisi ekonomi nasional yang tidak sesuai harapan seolah menjadi pemicu klimaks atas kegagalannya dalam memimpin.

BNNK BONE

“Kondisi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang terus terpuruk merupakan tantangan terbesar Jokowi untuk mengembalikan kepercayaan publik, selama ini Jokowi selalu berdalih dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur akan menjadi fondasi bagi perekonomian nasional, akan tetapi pada kenyataanya justru sebaliknya dan masih jauh dari harapan”, tutur Jajat.

Jajat menilai, salah satu isu sentral yang dimainkan kubu Prabowo-Sandi adalah ekonomi, dengan kondisi saat ini tentu akan memberi keuntungan tersendiri.

Kubu Prabowo-Sandi paham, selama berkuasa Jokowi sangat kesulitan mengatasi masalah ekonomi, tidak hanya itu kondisi rupiah yang terus terpuruk semakin memperparah kondisi perekonomian nasional.

Hal ini, tentu akan menyulitkan Jokowi dalam menghadapi rivalnya dalam pilpres 2019 yang akan datang.

“Sederet prestasi Jokowi dibidang infrastruktur terbukti belum membawa hasil yang menguntungkan bagi pemerintah selain terusnya bertambah utang negara. Dengan kondisi rupiah yang kian terpuruk, ekonomi tidak kunjung membaik saya kira, ditengah situasi politik yang kian memanas seperti sekarang ini hanya keajaiban yang bisa memenangkan Jokowi”, tutup Jajat.

Komentar

News Feed