oleh

Sukses Tangani Asian Games, Abd Karim Fokus Bantu Korban Gempa di Sulteng

BONEPOS.COM, PALU — Nilai pendekar yang diajarkan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB – IPSI) Prabowo Subianto melekat pada Abdul Karim Al-Jufri.

Betapa tidak, setelah sukses sebagai wakil manager cabang Olahraga Pencak Silat mendampingi manager Edhy Prabowo pada Asian Games yang lalu dengan prestasi gemilang diantara cabang olah raga yang lainnya dengan menjadi penyumbang medali emas terbanyak, kini Abdul menghabiskan waktu di Palu Sulawesi Tengah.

BNNK BONE

Kegiatan yang dilakukannya di Sulawesi Tengah adalah melayani korban Gempa, Tsunami, dan Lumpur di kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala.

Mantan Juara dunia Pencak Silat 2 kali ini, ditugaskan oleh Bapak Prabowo Subianto melalui Partai Gerindra untuk memastikan korban gempa terlayani dengan baik utamanya daerah – daerah terpencil.

Sekretaris IPSI Jakarta, Abd Karim Al Jufri bersama penyelenggara Belgia Open 2018 – Foto/Dok. Pribadi

Kepada Bonepos.com, Ia bercerita telah mengkordinir dan menyalurkan bantuan lebih dari 20 ton beras dari berbagai sumbangan baik dari struktur organisasi Partai Gerindra, relawan, kader, pesilat dan masyarakat lainnya, melalui posko DPD Gerindra Sulawesi Tengah kepada korban Gempa, Tsunami dan Lumpur di Sulawesi Tengah.

“Saya ditugaskan oleh Bapak (Prabowo-Red) untuk melakukan survey kebutuhan dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana,”Ujar Abdul disela-sela kesibukannya melayani korban Gempa.

Abdul yang kini menjabat sebagai Sekretaris Pengprov IPSI DKI Jakarta sekaligus manager timnas Indonesia, berharap agar korban gempa tidak larut dalam kesedihan, harus bangkit menyonsong hari esok dan masa depan.

Baca juga: Gerindra Sudah Salurkan 7 Ton Beras untuk Korban Gempa Sulteng Sepekan Terakhir

“Kalau dalam silat kita diajarkan silaturahmi dan memberikan semangat, itulah yang kami lakukan bersama relawan Gerindra, menyambungkan silaturahmi antar sesam agar masyarakat bersemangat untuk bangkit dari musibah yang dihadapi saat ini,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa Allah menyayangi masyarakat sulawesi tengah, cobaan bisa datang kepada siapa saja yang dihendaki namun tidak boleh larut dalam kesedihan dan keterpurukan.

Komentar

News Feed