oleh

Prihatin PKL Selalu Digusur, Legislator Bone Ini Inisiasi Pembentukan Perda

BONEPOS.COM, BONE – Anggota DPRD Kabupaten Bone, Rismono Sarlim, menginisiasi lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang penataan dan pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Bone.

Hal tersebut dilakukan Legislator Partai Hanura ini lantaran prihatin melihat kondisi yang alami para PKL di Bone, yang selalu digusur.

BNNK BONE

“Ini bentuk keprihatian terhadap PKL di Bone, kasihan selalu digusur. Untuk ini saya menginisiasi lahirnya rancangan perda PKL,” kata Rismono kepada Bonepos.com, Kamis, 11 Oktober 2018.

Pria lulusan Melbourne Australia ini menyebutkan, Perda tentang PKL sangat diperlukan agar kedepannya lebih tertata dengan harapan dapat mendorong peningkatan perekonomian di Bone.

Baca Juga: Dianggap Mengganggu, PKL di Lapangan Merdeka Akan Ditertibkan

“Hal ini juga merujuk pada Per Mendagri no 41 tahun 2012 serta peraturan presiden no 125 tahun 2012 tentang kordinasi dan penataan PKL Indonesia,” jelasnya.

Untuk itu, Dia mendorong Perda tentang penataan dan pemberdayaan PKL agar kiranya dapat menjadi perda inisiatif DPRD demi memberikan peluang serta memperjuangkan hak hak PKL.

Sementara itu, Ketua DPD Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Bone, Iwan Hammer mengaku menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Rismono.

Menurutnya, PKL adalah sebuah profesi yang sangat mulia bahkan lebih mulia dari pelaku narkoba dan koruptor, keberadaan PKL dalam Kota menambah indah sebuah kota hanya saja perlu penataan.

“Kami sudah menegaskan seharusnya Pemkab Bone segera membuat Rancangan perda Terkait kelansungan Hidup PKL, namun hingga kini tidak ada kejelasan,” ungkap Iwan.

Untuk itu, Dia berharap, rancangan perda tersebut segera direalisasikan menjadi Perda, agar para PKL di Bone merasa tenang, diperhatikan dan tidak was-was lagi akan digusur.

Inisiasi Perda PKL

Penulis: Ilham Iskandar

Komentar

News Feed