oleh

Survei LSI: Jokowi-Ma’Ruf Ungguli Prabowo-Sandi di 5 Kantong Suara

BONEPOS.COM, JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Selasa, 21 Agustus 2018, merilis hasil survei terkait elektabilitas dua bakal calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) di Pilpres 2019.

Hasilnya pasangan petahana di Pilpres 2019 yakni, Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin unggul dengan perolehan 52,2 persen sementara pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dengan hanya 29,5 persen, dengan responden yang tidak menjawab sebanyak 18,3 persen.

BNNK BONE

Dalam rilisnya yang diterima Bonepos.com, Danny menyebutkan bahwa hasil survei pasangan Jokowi- Ma’ruf sudah melampaui the magic number, dimana angka kemenangan-nya di atas 50 persen.

“Jokowi menang di 5 kantong suara penting, tapi kalah di satu kantong suara yakni pada pemilih Kaum Terpelajar,” jelas Denny.

Lanjut Denny, kehadiran Maruf Amin menambah dukungan kepada Jokowi sedikit di segmen tertentu, namun mengurangi dukungan Jokowi di segmen lainnya, seperti kaum minoritas, mileneal, terpelajar
.

Sementara untuk Sandi, menambah dukungan kepada Prabowo di segmen tertentu, terutama pemilih ekonomi menengah ke atas.

Dijelaskan Denny, Survei tersebut dilakukan pada 12-19 Agustus 2018 dengan menggunakan metode ymultistage random sampling di 34 provinsi.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner kepada responden sebanyak 1200 orang. Adapun margin of error survei LSI Denny JA tersebut, yakni 2,9 persen.

Berikut  kesimpulan dari hasil survey LSI Denny JA :

1. Jokowi – Ma’ruf Amin saat ini sudah mencapai The Magic Number (di atas 50%). Selisih elektabilitas kedua pasangan cukup telak (dua digit).

2. Jokowi – Ma’ruf Amin menang di 5 kantong suara penting (Muslim, non muslim, perempuan, wong cilik, dan millineal), namun kalah di 1 kantong suara yaitu pemilih kaum terpelajar.

3. Ma’ruf Amin sedikit mengurangi dukungan terhadap Jokowi. Sementara Sandiaga Uno sedikit menambah dukungan terhadap Prabowo.

4. Ma’ruf Amin mengalahkan Sandiaga Uno di semua segmen kecuali segmen Pemilih Milenial, segmen kalangan Terpelajar, dan segmen emak-emak/perempuan (bersaing).

5. Pilpres 2019 masih 8 bulan lagi. Masih cukup waktu untuk bermanuver. Strategi dan isu yang tepat bisa menjaga peluang kemenangan kedua kandidat.

6. Belajar dari pilpres 2014, Jokowi harus hati-hati. Elektabilitas Jokowi unggul jauh di awal, namun makin mengecil di akhir.

Rilis

 

Komentar

News Feed