oleh

Resmi Diusung PKS, Ini 6 Poin Pakta Integritas yang Ditandatangani NA-ASS

Resmi Diusung PKS, Ini 6 Poin Pakta Integritas yang Ditandatangani NA-ASS
Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman berfoto bersama Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua DPW PKS Sulsel, Malarangan Tutu, usai penyerahan SK di  Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis 4 Januari 2018 sore tadi.


BONEPOS.JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya resmi mengusung pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel 2018 mendatag.

Hal ini ditandai dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) dalam bentuk form B1-KWK oleh Presiden PKS, Sohibul Iman kepada NA-ASS, di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis 4 Januari 2018 sore tadi.

Selain pasangan NA-ASS, Presiden PKS, Sohibul Iman juga menyerahkan SK dukungan kepada 116 bakal calon gubernur dan wakil gubernur, serta bakal calon bupati/wali kota dan wakil bupati/wali kota lainnya di Indonesia.

Usai penyerahan SK, Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri, kemudian membacakan pakta intergritas PKS, dimana terdapat 6 poin penting yang harus ditandatangani oleh kandidat yang diusung oleh PKS.

Berikut 6 poin pakta integritas PKS yang ditandatangani oleh NA-ASS:

1. Siap mengerahkan segala kekuatan dan daya upaya yang dimiliki untuk berjuang memenangkan Pilkada Serentak 2018 bersama PKS dengan penuh kehormatan, keberkahan dan bermartabat.

2. Siap menjaga komunikasi, kordinasi dan terus bekerja sama dengan struktur PKS dalam upaya mendukung PKS memenuhi target capaian nasional pada Pileg 2019.

3. Bersungguh-sungguh untuk menghindari setiap pelanggaran terhadap ketentuan aturan agama dan atau hukum serta nilai dan etika yang berlaku dalam NKRI.

4. Bersungguh-bersungguh menunaikan semua tugas dan fungsi kepala daerah dan wakil kepala daerah dan menolak segala bentuk perilaku koruptif.

5. Bersedia mengundurkan diri sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam hal ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana berdasarkan hukum yang berlaku.

6. Bersama PKS siap menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa demi terwujudnya Indonesia yang adil dan sejahtera dalam bingkai NKRI sesuai Pancasila dan UUD 1945.

Penulis   : Jumardi Ramling
Editor     : Risal Saleem

Komentar

News Feed