oleh

Sekda Sinjai Pimpin Rapat Monev Program Kesra

BONEPOS.COM, SINJAI – Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Drs.Akbar,M.Si memimpin rapat monitoring dan evaluasi (Monev) bidang Kesra yang diselenggarakan oleh Bagian Administrasi Kesra Setdakab. Sinjai yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Tanassang, Senin (7/5).

Rapat ini dihadiri oleh Sekertaris Daerah,Asisten II,Asisten III,para kepala OPD,para kabag,para camat,para kepala desa atau yang mewakili.

Sekda dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa rapat monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui permasalahan masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintahan wajib hukumnya memberikan rasa puas dan rasa senang terhadap pelayanan kepada masyarakat serta masyarakat juga wajib mengetahui bahwa pemerintah ini sangat peduli kepada kesejahteraan masyarakat maka akan di laksanakan program gerakan 1000 Jumat,” jelasnya.

Kegiatan 1000 Jumat ini, dilaksanakan untuk membantu masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sinjai.Selain itu, ia mengharapkan kepada seluruh ASN di Kabupaten Sinjai untuk berpartisipasi karena gerakan 1000 Jumat ini dilaksanakan untuk mengurangi angka kemiskinan di kabupaten sinjai dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Sinjai.

Sementara itu, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang pendidikan sekertaris daerah menyampaikan kepada dinas pendidikan untuk membuat tim bekerja sama dengan Polisi pamong praja untuk memantau para pelajar yang pada jam sekolah masih berkeliaran dan menggunakan seragam sekolah.dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus ditingkatkan dengan penambahan tenaga pelayanan kesehatan atau penambahan dokter karena pada saat ini kekurangan 16 dokter,

Dalam rapat tersebut juga terungkap bahwa penderita penyakit HIV di kabupaten Sinjai mengalami peningkatan dan diharapkan kepada dinas kesehatan untuk mengambil tindakan untuk mengurangi penderita HIV dikabupaten sinjai,serta terdapat 167 penderita gangguan jiwa dikabupaten sinjai.

Sekda mengharapkan pula kepada dinas sosial untuk melakukan verifikasi dan validasi data penerima batuan misalnya data penerima beras rastra.

(*)

Komentar

News Feed