Sulit Dibendung! Rakyat Makin Jatuh Hati ke IYL-Cakka. Ini Buktinya

Editor
Antusias rakyat memberi dukungan ke pasangan nomor urut 4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) semakin sulit dibendung jelang pencoblosan 27 Juni 2018 mendatang

BONEPOS.COM, GOWA – Antusias rakyat memberi dukungan ke pasangan nomor urut 4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) semakin sulit dibendung jelang pencoblosan 27 Juni 2018 mendatang.

Meski Tim IYL-Cakka sudah mewanti-wanti semua jaringan untuk membatasi warga yang hadir di kampanye dialogis, sesuai aturan penyelenggara. Namun, antusias rakyat tak bisa dibendung.

Itu terlihat di tiga lokasi kampanye dialogis yang dihadiri IYL di Gowa, Kamis 22 Februari 2018, warga membludak. Dari batas kursi yang disediakan sesuai jumlah maksimal yang ditentukan penyelenggara, semua terisi penuh sesak.

Meski terik matahari menyengat di lokasi kampanye, terutama di Patallassang, namun warga memilih tak bergeser. Mereka tak ingin membiarkan begitu saja pemimpin membanggakannya berjuang sendiri.

Puncak antusias rakyat di hari pertama kampanye, nampak di lokasi terakhir, tepatnya di Lapangan Bontonompo. Ribuan massa, lagi-lagi memadati kursi yang disediakan. Bahkan banyak diantaranya memilih berdiri.

“Inilah bukti terima kasih kami ke pemimpin yang membanggakan. Kami pastikan IYL Cakka tak akan berjuang sendiri. Ada rakyat selalu setia dibelakangnya,” tegas Dg Ngitung, salah satu tokoh masyarakat di Gowa.

Selain di lokasi kampanye, warga juga spontan keluar dari rumahnya untuk sekadar menyambut dan menyapa IYL di atas kendaraannya. Tidak sedikit berteriak histeris menyebut nama doktor hukum pendidikan itu.

“Pak Ichsan,” teriak sejumlah ibu rumah tangga yang berkerumun di halaman rumah begitu melihat IYL di dalam kendaraan yang melambaikan tangan 4 jari.

Hampir semua jalanan yang dilewati iring-iringan rombongan IYL selalu ramai dengan spontanitas warga yang keluar menyapa sekaligus mengangkat 4 jari sebagai bentuk dukungannya.

“Apa pi lagi. Pak Ichsan sudah terbukti Appakabaji ke rakyat. Tidak ada lagi pungutan di sekolah. Saatnya kita membalas kebaikan dan perhatian beliau,” imbau mantan Ketua DPRD Gowa, Ansar Usman.