oleh

Legislator Golkar Ini Siap Penjuangkan Hak Penyandang Disabilitas di Bone

-Bone-888 views
Legislator Golkar Ini Siap Penjuangkan Hak Penyandang Disabilitas di Bone
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Zunnun Armin Nurdin Halid (BONEPOS.COM – JUMARDI).


BONEPOS.COM, BONE – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Zunnun Armin Nurdin Halid mengaku siap untuk memperjuangkan hak-hak para penyandang Disabilitas yang ada di Kabupaten Bone.

Hal tersebut diungkapkan Andi Zunnun saat berdialog dengan ratusan Penyandang Disabilitas Bone, di Hotel Sarlim, jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Bone, Minggu sore, 24 Desember 2017.

BNNK BONE

“Dengan cara tatap muka seperti ini, Saya bisa mendengar langsung aspirasi dan harapan para penyandang Disabilitas di Bone dan apa-apa saja yang mereka butuhkan,” ujar Putra HAM Nurdin Halid ini.

Menurut Dia, Diskriminasi terhadap penyandang cacat belum berhenti. Masih banyak hak difabel yang tak diperhatikan dan dipenuhi pemerintah.

Selain itu, para penyandang disabilitas masih dianaktirikan dan didiskriminasi terutama di bidang pendidikan, tenaga kerja dan kesehatan.

“Dengan adanya regulasi yang dibuat dalam bentuk Peraturan daerah (Perda) nantinya masyarakat umum bisa mengetahui apa-apa saja hak para penyandang disabilitas ini,” jelasnya.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Zunnun Armin Nurdin Halid saat berfoto bersama para penyandang Disabilitas di Bone. (BONEPOS.COM – JUMARDI RAMLING).

Tidak hanya itu, anggota Fraksi Partai Golkar ini juga mendesak pemerintah menyiapkan segala kebutuhan bagi kaum difabel dalam menggunakan hak politiknya dalam pemilihan umum nanti.

Dia tidak ingin terjadi didiskriminasi dalam kaitan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah 2018 mendatang dan pada Pemilu 2019 nanti.

Sementara itu, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bone Andi Takdir mengatakan bahwa rekan-rekannya masih banyak memerlukan sesuatu bukan hanya dana saja.

“Misalnya lumpuh layu kami butuh kursi roda, yang kakinya diamputasi butuh kaki palsu dan begitupun yang lainnya,” kata Dia.

Untuk itu dia berharap agar kedepannya penyandang disabilitas tidak lagi di diskriminasi, dan mendapatkan hak hak-nya seperti masyarakat umum lainnya.

Penulis   : Enal Shaenal
Editor     : Jumardi Ramling

Komentar

News Feed