oleh

Giliran Masyarakat dan Aktivis Kecam Sikap Arogansi Oknum Satpol PP

-Bone-517 views
Giliran Masyarakat dan Aktivis Kecam Sikap Arogansi Oknum Satpol PP
Massa aksi saat berorasi di Bundaran Kota Watampone kecam aksi arogansi oknum Satpol PP. (BONEPOS-JUMARDI RAMLING)

BONEPOS.COM, BONE – Aksi Penganiayaan yang dilakukan oleh Oknum Satpol PP Bone terhadap Andi Takdir dan Sulfikar yang sebelumnya mendapat kecaman dari berbagai elemen, berbuntut pada aksi. Senin 25 Desember 2017 sekitar 50an massa dari masyarakat dan mahasiswa serta gabungan aktivis melakukan aksi damai di Bundaran kota Watampone.

Mereka meminta oknum Satpol PP yang melakukan penganiayaan terhadap dua warga Bone untuk diberikan sanksi. Tak hanya itu, massa juga mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas laporan korban.

BNNK BONE

Berdasarkan pantauan Bonepos.com, mereka yang bergantian berorasi juga mendesak pihak Instansi Satpol PP Bone untuk menindak anggotanya yang terlibat agar dipecat dan menginstruksikan kepada instansi Satpol PP Bone memperbaiki proses perekrutan aparat Satpol PP di Bumi Arung Palakka.

“Tindakan represif oleh Satpol PP sebagai aparat penegak Perda tidak seharusnya melakukan pemukulan terhadap warga. Karena itu kami mengecam dan mengutuk tindakan penganiayaan yang dilakukan oknum petugas Satpol PP Bone tersebut,” tegas Koordinator aksi, Adhy.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Bone mengecam tindakan arogan yang dilakukan oknum petugas Satpol PP terhadap Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bone, Andi Takdir, pada saat tengah bekunjung di alun-alun lapangan Merdeka Bone, Sabtu, 23 Desember 2017 malam kemarin.

“Saya sangat menyayangkan hal ini, kenapa bisa sampai terjadi. Harusnya Satpol-PP ini memberikan pembinaan, jangan malah bertindak kasar bahkan hingga main pukul, apalagi ini penyandang Disabilitas,” ungkap Anggota DPRD Bone, Rismono Sarlim kepada Bonepos.com, Minggu, 24 Desember 2017 malam.

Menurut dia, pihaknya mengaku prihatin atas perlakuan kasar oknum Satpol PP tersebut. Seorang penyandang Disabilitas saja yang mengalami keterbatasan fisik sampai mendapatkan perlakuan kasar, apalagi warga yang normal, mungkin perlakuan kasar bisa jadi lebih parah lagi.

“Ini saja orang disabilitas yang dipukul, bagaimana kalau orang yang normal, mungkin sudah digebuki habis-habisan. Tentunya Kepala Satpol-PP Bone harus menindak anggotanya yang telah melakukan penganiayaan itu, harus diberi sanksi,” tegasnya.

Penulis   : Iwan Taruna
Editor     : Jumardi Ramling

Komentar

News Feed