oleh

Begini Penjelasan Kadis Pariwisata Soal Air Kolam Water Park yang Berubah Jadi Hijau

-Bone-911 views
Begini Penjelasan Kadis Pariwisata Soal Air Kolam Water Park yang Berubah Jadi Hijau
Kondisi kolam air objek wisata Water Park Tanjung Pallette berubah menjadi hijau. (BONEPOS.COM – ISTIMEWA).


BONEPOS.COM, BONE – Sejumlah pengunjung Water Park Tanjung Pallette, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan pada Senin, 1 Januari 2018 kemarin, mengeluhkan kondisi air kolam renang yang sebelumnya berwarna kebiruan berubah menjadi warna hijau dan kotor.

Padahal beberapa pekan terakhir, pengunjung yang haus akan hiburan dan liburan nampak memadati tempat wisata tersebut, bahkan pada Senin kemarin terjadi kemacetan sepanjang 2 kilometer tepat dijalan menuju Water Park Tanjung Pallette.

BNNK BONE

Spekulasi terkait perubahan warna di kolam tersebut pun merebak dengan cepat di jejaring sosial facebook. Ada yang mengira, warna air kolam berubah menjadi hijau disebabkan kurangnya perawatan yang dilakukan oleh pihak pengelola.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, Andi Ikhwan Burhanuddin yang dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa penyebab terjadinya perubahan warna di kolam tersebut diduga disebabkan karena adanya kesalahan pemberian obat.

“Penyebab air kolam menjadi hijau itu kemungkinan dari takaran obat yang kami berikan kurang atau berlebihan,” kata Ikhwan saat dihubungi Bonepos.com melalui telefon selulernya, Selasa, 2 Januari 2018.

Mantan Kepala Dinas PU dan SDA Bone ini menjelaskan, bahwa saat ini, pihak pengelola tengah melakukan pembenahan dan mencari penyebab air kolam cepat menjadi warna hijau, dengan melibatkan beberapa ahli dalam menangani kolam renang.

“Kami akan berusaha untuk lebih baik agar masyarakat puas dan merasa nyaman dengan suasana dan pelayanan kami,” jelasnya.

Foto kolam renang di Water Park Tanjung Pallette saat dalam proses pembangunan, dimana tidak nampak adanya pipa pembuangan atau penyaring air pada dinding kolam layaknya kolam renang pada umumnya. (DOK.BONEPOS.COM).

Foto kolam renang di Water Park Tanjung Pallette saat dalam proses pembangunan, dimana tidak nampak adanya pipa pembuangan atau penyaring air pada dinding kolam layaknya kolam renang pada umumnya. (DOK.BONEPOS.COM).

Disisi lainnya, sejumlah pihak yang enggan namanya di mediakan mengungkapkan, bahwa penyebab utama terjadinya perubahan warna pada kolam di tempat objek wisata yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 3 miliar lebih itu diduga akibat gagal konstruksi.

Dimana kolam renang yang dikerjakan oleh CV. Amelia Jaya Lestari itu diduga tidak dilengkapi tabung filter serta instalasi pipa pembuangan yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang ada di dalam kolam.

Penulis   : Ilham Iskandar – Iwan Taruna
Editor     : Risal Saleem

Komentar

News Feed