oleh

Siswa SD Inpres 12/79 Cinennung Bone Belajar dengan Metode ‘Mario’

-Bone-661 views
Siswa SD Inpres 12/79 Cinennung Bone Belajar dengan Metode 'Mario'

BONEPOS.COM, BONE – Dunia pendidikan merupakan tema yang tiada hentinya untuk dibahas saat ini. Suatu negara yang ingin maju harus memperhatikan kualitas pendidikannya. Tantangan pendidikan saat ini memang sangat jauh berbeda dengan jaman 90-an.

Saat ini peran teknologi sangat terlihat nyata dalam dunia pendidikan. Hal tersebut tak terkecuali dalam penggunaan media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan jembatan antara materi yang abstrak sulit dipahami siswa dengan kemampuan siswa yang saat ini sangat kurang dalam pemahaman konsep.

BNNK BONE

Meskipun teknologi saat ini telah merambah dalam dunia pendidikan, namun media yang
sederhana dan ramah bagi peserta didik tidak boleh ditinggalkan begitu saja. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pembelajaran di salah satu kelas di sekolah ini. Sekolah ini kurang lebih 22 Km dari pusat kota Bone. Tampak siswa antusias mengerjakan tugas dipandu gurunya.

“Siswa saat ini perlu dengan inovasi metode pembelajaran agar tidak membosankan, siswa harus mengalami langsung dari materi pelajarannya, dari bahan-bahan yang sederhana pun tidak menjadi alasan untuk mereka jadikan sebagai media pembelajaran. Metode ini saya sebut dengan metode Mario, Mario berasal dari Bahasa Bugis yang berarti Senang atau Menyenangkan,” ungkap Syarifuddin, S. Pd. M. Pd. Selaku guru kelasnya yang juga merupakan alumni PPs UNY itu. Kamis 11 Januari 2018.

“Tapi kata Mario disini merupakan singkatan dari Menyenangkan, Aktif, Riang, Inovatif dan Otentik. Dengan metode ini, saya harapkan siswa lebih termotivasi dalam mengikuti pembelajaran, mereka akan senang, ikut aktif dalam belajar, Riang dan gembira tanpa meninggalkan dari makna sebuah tujuan materi pelajaran yang akan dicapai” sambunya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa meningkatnya taraf kesejahteraan guru hendaknya diikuti
dengan profesionalitas. Hal ini menjadi problematika dalam dunia pendidikan seiring banyaknya
kasus kekerasan yang terjadi dalam lingkungan pendidikan.

Saat ini guru bukan lagi mengajar, namun tugas guru adalah membelajarkan siswa. Siswa sebagai subjek sekaligus objek dalam proses pembelajaran. Guru hanyalah memandu jalannya proses tersebut.

Siswa aktif dalam belajar.Guru saat ini pun harus mengikuti perkembangan saat ini, atau dikenal dengan istilah jaman now.

Penulis   : Ilham Iskandar
Editor     : Jumardi Ramling

Banner AFP Promosi Doktor M Awaluddin

Komentar

News Feed