oleh

HJB Bone ke-688, Saoraja Arts Persembahkan Gelar Karya Tari di Museum Lapawawoi

-Bone-797 views

BONEPOS.COM, BONE – Dalam rangka peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke 688, Saoraja Arts 2018 mempersembahkan Gelar Karya Tari di Museum Lapawawoi Karaeng Sigeri, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (5/4/2018) pukul 20.00 Wita tadi.

Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh para pekerja Seni yang ada di Kabupaten Bone, diantaranya Sanggar Seni Saoraja, LSB Arung Palakka, Sanggar Seni Mattulu Parajo, SSBM To Warani STKIP Muhammadiyah Bone, Sanggar Seni Sulapa’ Eppa’E Ri Mampu, Ongkona Bone Art’s, dan Sanggar Seni Sullewatang.

BNNK BONE

Selain itu, Sanggar Seni Manurung’E Ri Matajang, Sang Pribumi Komisariat STAIN Watampone, Basic UPP PGSD Bone, SSB BSF STAIN Watampone, dan SMAGA Art’s.

Ketua Sanggar Seni Saoraja Andi Irwan dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan terselenggaranya kegiatan tersebut bisa menjalin silaturahmi antar pekerja seni yang ada di Kabupaten Bone.

“Harapan saya pribadi mewakili seluruh rekan-rekan Saoraja Arts, dengan kegiatan ini bisa menjalin silaturahmi kepada segenap pekerja seni yang ada di Kabupaten Bone,” tuturnya.

Sementara itu Pejabat Sementara (PJS) Bupati Bone Andi Haruni Bakti dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya sangat kagum terhadap apa yang dilakukan oleh para pekerja seni di Kabupaten Bone.

“Saya kagum terhadap apa yang dilakukan oleh anak-anak kita ini dan ini harus kita support, memang anak-anak yang tergabung dalam saoraja arts bisa mengelola seni,” ujarnya.

Lanjut Andi Haruni Bakti menjelaskan bahwa dalam seni yang terpenting adalah kreatifitas dan inovasi, sebab tanpa keduanya seni bisa terlihat lebih istimewa meski dengan peralatan sederhana.

“Seni itu kuncinya ada dua kreatifitas dan inovasi, karena memang semua orang berada pada keterbatasan, maka dari itu dibutuhkanlah kreatifitas dan inovasi agar seseuatu itu bisa terlihat mewah,” tuturnya.

Terlebih jauh juga dia berharap kepada rekan-rekan media agar bisa mengangkat kreatifitas anak muda, bukan hanya sekedar memberitakan terkait anak muda sebagai pelaku Begal.

“Harusnya media juga mengangkat pemberitaan terkait kreatifitas anak muda, bukan hanya berita-berita anak muda yang jadi begal dan sebagainya,” Kata Andi Haruni Bakti.

Kegiatan ini, berlangsung selama dua hari yakni Kamis dan Jum’at, 5-6 April 2018.

Penulis: Iwan Taruna

Komentar

News Feed