oleh

Akhirnya! Pelaku Pembunuhan Sadis di Bone Berhasil Diamankan Polisi

-Bone-1.114 views

BONEPOS.COM, BONE – Terduga pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) berhasil diringkus aparat kepolisian Unit Resmob Polres Bone bersama Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan, kemarin malam di Wisma Bali Jalan Bali Kota Makassar sekitar pukul 23.00 Wita.

Tim Unit Resmob Polres Bone yang dipimpin oleh IPDA Muhammad Arif bersama Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Panit Timsus Polda Sulawesi Selatan AIPTU Muh.Iqbal Kosman berhasil mengamankan terduga pelaku Pencurian Abbas Laode 55 Tahun dengan Dasar laporan Polisi Nomor : LP/ 91/IV/2018/Res. Bone/ Sek. Lapri , Tanggal 22 April 2018.

BNNK BONE

Abbas Laode yang merupakan terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korbannya Hj. Halia meninggal dunia pada hari minggu 22 April 2018 sekitar pukul 03.00 Wita di Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Dharma Praditya Negara kepada Bonepos.com membenarkan hal tersebut, bahwa berdasarkan kejadian pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia, tim unit resmob Polres Bone berkoordinasi dengan tim khusus Polda Sulawesi Selatan untuk mulai melakukan penyelidikan.

“Benar partner, pelaku berhasil kami amankan dengan kerja sama antara tim resmob Polres Bone dengan Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan, terduga pelaku diamankan setelah tim gabungan mendapat informasi bahwa terduga pelaku berada disekitar jalan bali Kota Makassar, sehingga tim bergerak untuk mengamankannya”.kata Dharma Praditya Negara

Lebih jauh Dharma menjelaskan bahwa terduga pelaku saat dilakukan interogasi mengaku telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara mencekik leher hingga meninggal dunia.

Baca juga: Usai Bunuh Korban, Kawanan Perampok di Bone Gasak Emas dan Uang Rp 100 Juta

“Saat diinterogasi terduga pelaku mengakui bahwa sebelumnya dia (Abbas Laode) sudah kenal dengan korban sekitar enam bulan, dan pernah melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Diduga faktor cemburu dikarenakan terduga pelaku ingin menikah lagi dengan orang lain sehingga terjadi pertengkaran antara terduga pelaku dengan korban”.ujar Dharma Praditya Negara

Dharma juga menuturkan bahwa selain dari melakukan penganiayaan terduga pelaku juga mengambil uang milik korban sekitar 20 juta rupiah, dan sekitar 10 juta diberikan kepada Istri keduanya di Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar.

“Kemudian setelah diinterogasi terduga pelaku dibawa oleh tim gabungan untuk penunjukan barang bukti dirumah istri keduanya dan langsung menyita uang yang diberikan oleh terduga pelaku sebesar 10 juta rupiah.”.tutur Dharma kepada Bonepos.com

Penulis: Iwan Taruna

Komentar

News Feed