oleh

Ngamuk Sambil Banting Kursi Saat Sidang, Saifullah: Itu Hal Biasa

-Bone-451 views
Banner Ucapan Selamat

BONEPOS.COM, BONE – Legislator Partai Bulan Bintang (PBB) Saifullah Latief tak menampik adanya kekesalan terkait kericuhan pada sidang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bone dengan agenda pembahasan rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2017, Rabu 30 Mei 2018.

Kepada wartawan, Saifullah mengaku bahwa persoalan itu hal biasa dalam dinamika rapat. Ia mengatakan, saat itu beberapa anggota dewan marah karena dirinya tidak bertanda tangan di absen.

BNNK BONE

“Jadi begini, itu hal biasa, dinamika rapat. Disini ada hak imunitas,” katanya usai rapat paripurna saat diwawancarai wartawan.

“Tadi mereka semua marah karena kami tidak tanda tangan di absen padahal itu hak. Kami sejak awal telah WO. Sebelumnya dari 7 fraksi hanya ada 3 fraksi yang setuju, ada anomali didalam LKPJ ini, kami tidak mau ikut terlibat dalam pelanggaran hukum. Ini demi kepentingan rakyat,” ungkapnya menambahkan.

Saifullah juga mengaku, dengan adanya kekeliruan mengenai jadwal paripurna ini.

“Disini kita harus akui bersama, ada regulasi. Sesuai PP no 3 tahun 2007 itu sangat jelas, bahwa penyampaian LKPJ paling lambat dilaksanakan 3 bulan setelah berakhirnya tahun anggaran. Kami dari fraksi PBB melihat bahwa itu sudah lewat satu bulan,” kata Saifullah.

Sebagaimana diberitakan, sidang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Bone dengan agenda pembahasan rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2017 diwarnai kericuhan.

Dua anggota dewan yang hadir dalam sidang tersebut yakni Andi Atoro legislator dari Partai Golkar dan Safullah Latief legislator partai PBB mengamuk dan nyaris adu jotos.

Kejadian tersebut berawal dari, Andi Atoro berteriak yang diduga menyinggung anggota fraksi yang menolak bertanda tangan dalam rapat sebagai syarat quorum dalam pelaksanaan Paripurna.

“Kenapa datang kalau tidak mau bertanda tangan,” teriak Andi Atoro.

Diduga tersinggung, Saifullah yang mendengar teriakan itu pun langsung membalas berteriak. Tidak hanya itu, bahkan dia menendang kursi dan menaiki meja ruang sidang sambari menantang.

“Jangan berdebat di luar forum kenapa begitu sekali, saya tidak takut mati,” teriak Saifullah.

(Jumardi Ramling).

 

Banner Ucapan

Komentar

News Feed