oleh

Diserang Hama Wereng, Petani di Bone Terancam Gagal Panen

-Bone-312 views

BONEPOS.COM, BONE – Tanaman padi milik para petani di Dusun Kampung Baru, Keluran Ta, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tampaknya jauh dari membanggakan.

Bagaimana tidak, tanaman padi yang siap panen 20 hari kedepan itu, diserang hama wereng. Hal ini membuat para petani di wilayah tersebut merasa resah lantaran mereka terancam gagal panen tahun ini.

BNNK BONE

Salah seorang petani, Muh Aras, 44 tahun mengatakan, hama wereng menyerang tanaman padi di wilayahnya pada Jumat, 26 Juli 2018, dini hari.

“Hama ini menyerang tanaman padi kami tadi malam karena sore kemarin masih warna hijau padi kami masi sehat. Ini penyebabnya hama Wareng Coklat. ” kata Aras, Sabtu, 28 Juli 2018.

Aras menjelaskan, serangan hama wereng yang membuat tanaman padi yang sebelumnya berwana hijau, berubah menjadi warna merah, itu akan membuat tanaman padi mereka mati lantaran akarnya mengalami pembusukkan.

“Saat ini usia padi kami telah berusia sekitar dua bulan lebih dan 20 hari ke depan akan memasuki masa panen. Tetapi kini, hama wereng mulai menyerang padi kami,” ungkapnya.

Jika tidak segera ditanggulangi, lanjut Aras, hasil produksi padi di wilayahanya itu bisa berkurang hingga 60% bahkan bisa menyebabkan gagal panen.

Hal senada diungkapkan, Sudirman, petani lainnya, Dimana kata Dia serangan hama wereng tersebut terjadi saat tanaman padi telah selesai pembuahan.

“Hasil panen tahun ini kami sudah pasti rugi karena padi padi ini sudah tidak lama lagi dipanen tiba-tiba mengering atau hangus diserang hama,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal tesebut, penyuluh pertanian di wilayah setempat langsung mengambil langkah antisipasi dengan melakukan penyemprotan pada sawah milik petani padi yang terkena hama wereng.

“Hal ini kita lakukan agar petani di Dusun Kampung Baru ini tidak kehilangan kesempatan panen karena serangan hama,” ungkap Fatmawati

Dia menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi tersebut dari kelompok Tani setempat. Begitu mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung menindak lanjuti.

(Ilham Iskandar).

 

 

Komentar

News Feed