oleh

Miris, SD di Watangcani Tidak Miliki Guru Tetap

-Bone-258 views

BONEPOS.COM, WATAMPONE – Sebanyak 35 orang peserta didik di Desa Watang Cani Dusun Lurae Kec Bontocani sangat memperihatinkan. Keprihatinan tersebut lantaran sekolah mereka hanya  memiliki tiga ruang kelas yang fasilitasnya sangat minim. Sekolah tersebut berada di daerah terpencil dengan letak geografis perbatasan Gowa dan Maros.

Ironisnya, sekolah yang diduga dibawah naungan jajaran Disdik Bone tersebut kerap kali mendapat bantuan tenaga pengajar hanya dari mahasiswa melalui Yayasan Tawa Semesta dibawah pimpinan Taufik Syahban. Bahkan sekolah ini hanya dibantu oleh satu orang tenaga pengajar tidak tetap

BNNK BONE

Pemerhati pendidikan, Cuke, mengatakan bahwa pemerintah daerah semestinya lebih peka terhadap kondisi seperti ini. Ia berharap agar pemerintah dapat segera memperhatikan sekolah tersebut. Sebab, mereka juga adalah generasi penerus bangsa yang wajib mendapatkan ilmu pendidikan sebagaimana layaknya.

“Untung masih ada seorang guru yang ingin mengabdi di sekolah itu. Dia merupakan tenaga sukarela yang siap mengabdi. Dan selama ini tidak digaji ia rela memberi pendidikan pada anak anak di dusun Lurae. Jadi tanpa pengabdiannya mau jadi apa anak bangsa di Dusun ini,” ungkap Cuke kepada BONEPOS.COM.

Keterbatasan lainnya yang sangat dirasakan oleh anak anak didik generasi bangsa itu adalah terbatasnya kurikulum pembelajaran yakni mereka hanya bisa belajar pendidikan umum yakni berhitung, membaca dan menulis.

Disamping itu, akses jalan menuju ke lokasi sekolah tersebut juga sangat sulit dilalui oleh kendaraan.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak Disdik Bone.

SUGIANTO

Komentar

News Feed