oleh

Pengangkatan Pengawas Sekolah di Bone Diduga Labrak Permendiknas

-Bone-251 views

BONEPOS.COM, BONE – Proses pengangkatan pengawas sekolah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diduga tidak berpedoman Permendiknas Nomor 143 Tahun 2014.

Demikian diungkapkan Ketua Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Bone Andi Rahman, Kamis, 30 Agustus 2018.

BNNK BONE

Menurutnya jika berdasarkan Permendiknas Nomor 143 Tahun 2014 tentang pembagian tugas pengawas, seharusnya mengacu pada aturan yang ada.

“Kalau jenjang SD minimal membina 10 sekolah atau 60 guru,” ungkap Andi Rahman kepada Bonepos.com, Kamis.

Namun ironisnya, kata Dia, jumlah pengawas yang terekrut di Kabupaten Bone terus bertambah, sehingga dinilai tidak efektif, karena akan berdampak pada kinerja.

“Pasti dampaknya pada pembagian tugas terjadi tumpang tindih karena ada satu sekolah tiga pengawas yang membina sehingga sangat membingungkan pihak sekolah,” ungkapnya.

Menurut Andi Rahman jika mengikuti Permendiknas idealnya hanya 70 orang dari 669 sekolah dasar (SD). Namun sekarang jumlahnya 93 orang. Dia berharap, proses perekrutan pengawas kedepan harus dipertimbangkan

Untuk diketahui, jumlah pengawas sekolah yang bertugas di Kabupaten Bone jenjang Taman Kanak-Kanak sebanyak 22 orang , SD 93 orang dan SMP 16 orang.

Sugianto Warium

Komentar

News Feed