oleh

Amrullah: Sanatang Bukan DPO Kasus Korupsi BSPS

-Bone-233 views

BONEPOS.COM, BONE – Amrullah, suami dari Sanatang terpidana kasus korupsi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Bone Tahun 2012, menyebutkan bahwa istrinya bukanlah DPO dalam kasus tersebut.

“Dia (Sanatang) bukan buron (DPO). Dia selama ini ada terus ji di Bone tidak pernah kemana-mana, Dia status tahanan kota,” ungkap Amrullah kepada Bonepos.com, Jumat, 6 September 2018 sore tadi.

BNNK BONE

Amrullah menyebutkan, istrinya hanyalah tumbal dalam kasus tersebut. Pasalnya setahu dirinya, Ana sapaan akrab Sanatang sama sekali tidak ikut menikmati aliran dana dalam kasus korupsi tersebut.

Seperti yang diketahui, tim Intelijen Kejati Sulsel melakukan eksekusi terhada dua terpidana kasus korupsi di Bone, mereka adalah Sanatang dalam kasus BSPS dan Reskyanti Idris dalam kasus BBI.

Proses eksekusi keduanya dilakukan hanya berselang satu jam, dimana yang dieksekusi pertama kali yakni Reskyanti Idris. Dia dieksekusi paksa di rumahnya di jalan Urip Sumohardjo, Jumat dini hari tadi.

Sedangkan Sanatang tidak di eksekusi paksa, melainkan Dia diantar langsung oleh Amrullah, suaminya ke kantor Kejari Watampone, Jalan Yos Sudarso, Watampone.

Dalam kasus BSPS, pihak Pengadilan Tidpikor menjatuhkan vonis terhadap tiga orang terdakwa mereka adalah, Nilawati, Sanatang dan Aditriana. Ketiganya divonis masing-masing 1 tahun 3 bulan.

“Ada tiga terpidana dalam kasus BSPS, statusnya sudah inkrah dan berkekuatan hukum tetap,” ungkap Kasi Pidana Khusus Kejari Watampone, Yosef kepada Bonepos.com.

Ironisnya, dalam kasus korupsi BSPS yang merugikan negara Rp 800 juta ini, tidak ada satu pun pejabat dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kabupaten Bone yang terlibat dalam kasus tersebut. Padahal proyek tersebut melibatkan sejumlah pejabat di Dinas tersebut.

Penulis : Iwan Taruna

 

Komentar

News Feed