oleh

Rahmatunnair, Korban Kritis Tower Rubuh Dimata Dosennya

-Bone-258 views

BONEPOS.COM, BONE — Rahmatunnair salah satu korban ambruknya tower dijalan Ahmadyani kini masi terbaring kritis dirumah sakit. Sosok rahmatunnair yang biasa dipanggil ampang tergolong pendiam dan suka menolong. Hal ini diungkapkan oleh salah satu dosennya Aspikal, S.Pd., M.Pd. yang ditemui dirumah duka Akbar salah satu korban.

“Anaknya pendiam, dia tidak banyak bicara sesekali hanya tersenyum kalau diajak bicara, anak ini punya kelebihan, kalau saya butuh bantuan saya tinggl kontak saja, apalagi dia tinggal dilingkungan kampus sekertriat mapala” ungkapnya.

BNNK BONE

Aspikal yang juga merupakan ketua prodi pendidikan matematika ini lanjut menceritakan kalau korban sering datang kepada dirinya untuk konsultasi masalah akademiknya.

“Hari senin ini dia datang diruangan saya, mau mendaftar ujian hasil karena skripsinya suda ACC namun saya suruh dulu untuk lengkapi berkasnya, dan sekligus menyelesaikan administrasinya, disitu dia bercerita tentang kemandiriannya bahwa dia kuliah sambil kerja untuk mengurangi beban orang tuanya” ceritanya.

Aspikal melanjutkan, kalau dirinya sudah melihat tanda tanda pada korban.

.”Saat diruangan dia tidak mau menatap saya dan selalu membuang mukanya, dan pada saat keluar dari ruangan dia mengejar bu hujemiati (salah satu dosen matematika) dan mengajaknya salaman, namun saya tidak tahu kalau itu tanda tanda kalau dia mau kena musibah” lanjutnya.

Rahmatunnair merupakan mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone yang masuk pada tahun 2014 dengan Nim 514004, dan bergabung organisasi intra kampus Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA)

Iwan Taruna

Komentar

News Feed