oleh

Satu Mahasiswa Kena Busur, Begini Kronologi Penyerangan di Kampus IAIN Bone

-Bone-372 views

BONEPOS.COM, BONE – Sejumlah Barang Inventaris milik Sanggar Seni Budaya Banrigau Sultanul Fatimah (SSB BSF) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Bone rusak, akibat diserang oleh kelompok tidak dikenal (OTK), Sabtu 15 September 2018 pukul 00.02 Wita dini hari tadi.

Ketua SSB BSF Syahrul Syam mengatakan, kronologi insiden penyerangan tersebut bermula saat Ketua Mapala mendapat telepon dari nomor yang tidak dikenal, lalu seorang anggota dari MAPALA disandera di depan Kampus, kemudian sebagian anggota Mapala dan SSB keluar menuju depan kampus.

BNNK BONE

“Jadi, kami di SSB sementara rapat, lalu terdengar suara lemparan batu yang mengenai atap seng, kami langsung membubarkan diri karena lemparan batu mulai menghujani kaca jendela, kami panik karena kami merasa tidak buat masalah,” kata Syahrul Syam kepada Bonepos.com, Sabtu malam.

Lanjut Syahrul, tak lama berselang, tiba-tiba puluhan orang masuk ke Sanggar setelah menjebol pintu langsung secara membabi buta serta merusak inventaris dan mengeroyok sejumlah mahasiswa yang saat itu ada di dalam sekretariat.

“Tidak sampai disitu, setelah melakukan perusakan di SSB, mereka langsung turun ke Sekretariat Mapala dan sebagian lagi merusak motor yang parkir di depan Gedung Jurusan, adaji sebagian yang dikenali mukanya dan itumi yang kami lapor ke Polisi,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Tanete Riattang, Kompol Andi Asdar yang dikonfirmasi mengatakan bahwa saat ini pihaknya bersama dengan pihak Polres Bone tengah melakukan penyelidikan terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

“Polsek Tanete Riattang dan Polres Bone melakukan penyelidikan secara intensif sesuai dengn Standard Operasional Prosedur (SOP). Yang jelas sudah ada beberapa identitas terduga pelaku yang kami kantongi,” kata Andi Asdar kepada Bonepos.com.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, insiden penyerangan di kampus IAIN Bone itu mengakibatkan, rusaknya sejumlah barang inventaris milik kampus. Bahkan 3 orang mahasiswa terpaksa dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone, lantaran mengalami luka dan terkena busur.

Penulis : Iwan Taruna

Komentar

News Feed