oleh

Selain Kode Etik, Keluarga Tahanan Juga Pidanakan Oknum Bripda AS

-Bone-166 views

BONEPOS. COM, SINJAI-– Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Sinjai Bripda AS berbuntut panjang. Pasalnya selain proses kode etiknya bergulir di Propam, pihak keluarga korban tahanan AR juga membawa kasus ini ke ranah pidana.

Rismawati Binti Sape (32), keluarga dari AR, salah satu tahanan Polres Sinjai yang diduga telah menjadi korban penganiayaan seorang oknum Polisi berinisial Bripda AS, akhirnya resmi melapor ke SPKT Polres Sinjai, Berdasarkan Laporan Polisi : LP/190/IX/2018/SPKT, Senin, 24 September 2018.

BNNK BONE

Setelah melapor secara resmi ke SPKT, Rismawati, warga Desa Sukamaju Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan, yang didampingi oleh suaminya, (Sirfan_red), juga telah membawa AR ke Puskesmas Balangnipa guna untuk keperluan Visum.

“Kami sekeluarga membawa kasus ini ke meja hijau”, ujarnya.

Sementara itu, dalam proses kode etiknya oknum Bripda AS, Kasi Propam Polres Sinjai, Ipda Jalaluddin melalui pesan WhatsAppnya menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap oknum anggota yang berkaitan dengan laporan yang masuk ke unitnya.

“Saya bersama anggota telah melaksanakan pemeriksaan terhadap personil yang kaitannya pada laporan yang masuk tadi dinda,” kata Jalaluddin melalui pesan WhatsAppnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa dugaan penganiayaan ini diketahui oleh saudara korban AR bernaman Sirfan. bahwa setelah dirinya datang membesuk AR diruang Tahti Polres Sinjai beberapa hari lalu.

Kepada awak media, Sirfan menuturkan kalau kakaknya telah dianiaya oleh seorang oknum Polisi yang bertugas di Polres Sinjai. Sehingga, kondisi fisik AR mengalami luka lebam pada bagian rahang kiri serta luka gores pada bagian pipi kiri.

“Saat saya datang membesuk saudara saya AR di ruang tahanan Polres Sinjai, Saya kaget melihat kondisi fisik kakak saya. Kenapa tiba-tiba rahang kirinya lebam dan pipi kirinya tergores. Dan dari pengakuan kakak saya itu bahwa dirinya telah dianiaya oleh seorang oknum Polisi yang bertugas di Polres Sinjai,” jelas Sirfan.

SUPARMAN WARIUM

Komentar

News Feed