oleh

Imam Dusun, Penculik Misna Akhirnya Menyerahkan Diri

-Bone-173 views

BONEPOS.COM, BONE — Kisah petulangan korban penculikan korban Misnah, mahasiswi IAIN Bone akhirnya berakhir. Pasalnya pelaku, Ismail, berprofesi sebagai imam dusun di Desa watu Kecamatan Cenrana ini sudah ditahan di Mapolsek Tanete Riattang. Sementara itu, Misnah berada di rumah sakit mendapatkan perawatan oleh petugas medis.

Berdasarkan informasi dikepolisian, peristiwa itu bermula dengan cara pelaku menjemput korban dikampus IAIN Watampone dengan cara menarik tangan korban dengan secara paksa masuk ke dalam mobil yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Sehingga korban hanya berteriak – teriak minta tolong dan menangis. Kemudian pelaku membawa korban ke Makassar selama 1 (satu) malam dan di dalam perjalanan pelaku mengambil handphone milik korban lalu dibuka kartu dan batereinya sehingga korban tidak bisa komunikasi dengan keluarganya.

BNNK BONE

Setelah dari Makassar, pelaku bersama korban kembali ke Kabupaten Bone dan menyerahkan diri di polsek Tanete riattang pada tanggal 25 September pukul 23.30 wita.

Kapolsek Tanete Riattang, Kompol Andi Asdar, mengatakan jika pelakunya sudah ditahan dikantor dan dalam pemeriksaan.

“Detailnya ke kantor saja, karena saya belum bisa memberikan datanya,” ujar Kompol Andi Asdar mengaku berada di mesjid.

Akibat dari perbuatannya itu, pelaku sudah diamankan di polsek tanete riattang polres bone untuk proses penyidik dengan pasal yang dikenakan Pasal 332 ayat 2e KUhpidana tentang membara lari perempuan secara paksa atau kekerasan dengan maksud untuk dinikahi atau tidak dinikahi

Dalam kejadian ini diketahui pihak orang tua korban, kalau tinggal menunggu waktu 20 ( Dua Puluh ) hari lagi korban akan melaksanakan repsepsi pernikahan dengan orang lain dan menurut keterangan korban dan pelaku mereka berpacaran selama ini.

Sementara itu, kondisi Misnah, kini masih berada di rumah sakit mendapatkan perawatan medis. sejumlah rekan sekampusnya berdatangan melihat kondisiya yang terbaring di salah satu bangsal RSUD Tenriawaru Watampone.

“Kami prihatin dan Misnah sangat baik,” ujar rekannya.

Komentar

News Feed