oleh

Launching Cinta Al-Qur’an, Adnan: Al-Qur’an Adalah Kompas Umat Islam

-Gowa-131 views

BONEPOS.COM, GOWA — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL, melaunching Cinta Al-Quran yang merupakan inspirasi dari Ibu Dewi YL, di Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Perempuan Kelas IA Bolangi, Kecamatan Pattallassang, Sabtu (11/8/2018).

Launching Cinta Al-quran ini ditandai dengan penabuhan gendang diiringi dengan pembacaan alquran dari warga binaan lapas Bolangi, yang didampingi Kalapas Perempuan Bolangi, Sudaryati, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkuham, Marasidin Siregar, serta Forkopimda Kabupaten Gowa yang sempat hadir.

BNNK BONE

Adnan dalam sambutannya mengatakan, hari ini tentu merupakan sebuah kebahagian dan kegembira bagi kita, karena tentunya hari ini ada sebuah inovasi yang dilakukan dilapas Bolangi dalam rangka untuk cinta terhadap Al- qur’an.

“Cinta terhadap Al-qur’an dan cinta terhadap agama kita maka Allah menjajikan syurganya dikemudian hari,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Adnan, hari ini kita patut berbangga karena jika kita cinta terhadap alquran, maka itulah yang akan menjadi pedoman hidup kita. Al-quran itu jauh sebelumnya sudah ada, tapi Al-qur’an itu menjadi sebuah kompas dan petunjuk bagi hidup kita didunia, sampai kiamat akan tetap jadi petunjuk bagi umat islam.

“Jadi barang siapa yang menjadikan Al-qur’an sebagai landasan dalam hidupnya maka akan mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT,” kata Bupati termuda di KTI ini.

Melalui kesempatan ini, dia berharap program ini bisa menjadi percontohan semua lapas yang ada di Provinsi Sulsel, dan di kesempatan ini juga dia mengatakan ada satu hal yang perlu diketahui, bahwa orang Gowa itu dikenal karena agamanya, sebab peradaban islam yang pertama di wilayah selatan adalah di Kabupaten Gowa. ” Jadi kalau hari ini di Gowa juga di launching cinta Al-qur’an tidak salah lagi kalau orang Gowa baik agamanya,” terang mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel ini.

Sementara, Sudaryati mengatakan program ini dilaksanakan, karena ingin mempunyai sesuatu yang lebih dalam memperbaiki akhlaknya. Menurutnya, sangat disayangkan kalau waktunya selama di dalam Lapas tidak diisi dengan sesuatu yang bermanfaat dan bersifat positif.

“Saya ingin semua warga binaan mendapatkan sesuatu yang bernilai, bahkan saya akan sangat mensupport dengan kegiatan yang kita laksanakan, asalkan memiliki manfaat yang sangat baik tentu saja saya tidak akan menghambat, malah saya akan mendukung semua kegiatan kegiatan yang dapat membuat warga binaan menjadi lebih baik,” ujarnya.

AHMAD RUSLI

Komentar

News Feed