oleh

Mahasiswa Teknik UNM Ini Membuka Usaha Mandiri Jasa Plakat

Banner Ucapan Selamat
Mahasiswa Teknk UNM Ini Membuka Usaha Mandiri Jasa Plakat

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Memulai usaha dari limbah akrilik adalah awal mulai kesuksesan Abdul Azis dalam merintis usaha plakat.

Bisnis plakat merupakan salah satu peluang usaha yang mampu menghasilkan uang cukup lumayan. Mengingat plakat adalah benda yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Mulai dari kenang-kenangan, penghargaan, acara wisuda, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, permintaan pembuatan plakat tidak pernah ada surutnya.

BNNK BONE

Inilah yang dimanfaatkan oleh Abdul Azis, melihat banyaknya limbah akrilik yang ia temukan disekitar tempat tinggalnya. mahasiswa UNM Fakultas Teknik angkatan 2011 ini mengatakan, ia belajar sendiri membuat plakat dari limbah yang banyak ia temukan di kampungnya.

Dengan bermodalkan alat sederhana yang ia miliki tahun 2012 adalah awal Abdul Azis memulai membuat plakat.

Dul sapaan akrabnya mengatakan, sebenarnya tahun 2012 sudah mulai membuat plakat tapi saat itu belum ada nama untuk plakat yang dia buat jadi hanya sekedar produksi saja.

Setelah membuat plakat dan laku dijual Dul mengatakan uang hasil dari penjualan plakatnya ia putar kembali untuk membuat plakat yang lebih banyak.

Tahun 2016 barulah Mahasiswa kelahiran Soppeng 2 Desember 1992 ini memberikan nama brand pada plakat yang ia produksi. Angsana Art adalah nama yang Dul berikan pada plakat yang dia buat.

“Saya memakai nama pohon Angsana karna pohon angsana adalah pohon yg berkualitas tinggi diharapakan produk angsana plakat juga menghasilkan produk yg berkualitas” Ucapnya.

Didalam pemberian nama Dul juga membuat Logo pada desain plakat yang dia buat, Bentuk  Daun Angsana adalah logo sekaligus identitas dari produk plakat Mahasiswa UNM ini.

Ide pemberian Logo muncul saat saya berada di lapangan salah satu organisasi pencinta alam di Fakultas Teknik UNM dimana ditempat tersebut banyak terdapat daun angsana.

Terdapat dua warna dalam logo Angsana Art, dimana dibagikan atas logo terlihat warna hijau tua dan pada bagian bawahnya terlihat hijau muda. “Merintis dari bawah keatas adalah filosofi dari lambang Angsana Art” Ungkapnya.

Dalam melakukan promosi usahanya Abdul Azis memanfaatkan media sosial yaitu melalui Instagram dan Facebook.

Bukan hanya plakat yang dia tawarkan dalam promosinya tapi mahasiswa yang membuka usahanya di Jl. Mannuruki II No.29 ini juga membuat gantungan kunci, Vektor, Pin dan Semua produk yang terbuat dari bahan akrilik.

Harga untuk plakat wisuda ukuran 20 X 14 Cm ia jual dengan harga Rp.150.000 dan harga untuk gantung kuncinya ia pasarkan dengan harga Rp.10.000.

Ditemui media, Dul mengatakan bahwa saat ini rata-rata yang paling banyak dipesan adalah Plakat wisuda dan gantung kunci tapi yang paling banyak adalah Plakat wisuda mengingat sekarang adalah musim wisuda, jadi banyak teman-teman mahasiswa mempercayakan produk Angsana untuk dijadikan kenang-kenangan buat orang terdekatnya.

Adapun penghasilan yang Abdul Azis dapatkan setiap bulannya dari hasil usahanya yaitu 7 juta perbulan dan akan meningkat 2 kali lipat jika musim wisuda.

“Kalau lagi musim wisuda biasanya omset yang saya dapatkan perbulan yaitu sebanyak 15 juta.” tegasnya

Semoga produk-produk dari Angsana Art bisa menyebar dan terkenal di seluruh daerah yang ada di Indonesia, harapnya.

Dul juga mengatakan bahwa membangun usahanya terdapat banyak kendala salah satunya adalah dia memulai usahanya dari peralatan yang masih manual .

Serta saat ini dia hanya dibantu oleh tiga rekannya dalam menjalankan usaha yang ia geluti saat ini.

Laporan: Darsil Yahya M
Mahasiswa Fakultas Hukum UNSA Makassar

Editor     : Jumardi Ramling

Banner Ucapan

Komentar

News Feed